Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masih Kurang 561 Ribu Tenaga Pengajar, Pemerintah Bakal Buka Penerimaan CPNS Guru di 2027

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 16:05 WIB | Oleh:
Masih Kurang 561 Ribu Tenaga Pengajar, Pemerintah Bakal Buka Penerimaan CPNS Guru di 2027 Doc: antara foto
Ket. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Abdul Mu’ti

PANGKALPINANG - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia Abdul Mu’ti mengemukakan pada tahun 2027, pemerintah membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil (PNS) guru guna mengatasi kekurangan tenaga pengajar di Tanah Air.

"Sekarang kita masih kekurangan guru sebanyak 561 ribu orang di seluruh Indonesia," kata Prof Abdul Mu’ti saat menghadiri Wisuda Ke-17 Universitas Muhammadiyah Babel di Pangkalpinang, Kamis (2/7).

Ia mengatakan dalam mengatasi kekurangan guru ini, pada 2027 dan tahun-tahun berikutnya, pemerintah akan melakukan penerimaan dan pengangkatan guru berstatus PNS untuk ditugaskan di daerah-daerah yang mengalami kekurangan.

"Para guru PNS ini harus siap ditugaskan di mana saja, termasuk daerah-daerah terpencil di seluruh wilayah Republik Indonesia," ujarnya.

Ia menyatakan penerimaan guru PNS ini harus berbasis tes, berbasis meritugrafi, sehingga kelulusannya ditentukan oleh kualitas dan mutu para pendaftar tenaga pendidikan PNS.

"Para guru ASN lulus tes ini akan ditempatkan atau ditugaskan di daerah-daerah yang masih mengalami kekurangan tenaga pendidik," ujarnya.

Ia menegaskan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Asta Cita menegaskan dan berkomitmen untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat.

"Saat ini kita masih menghadapi berbagai kesenjangan pendidikan di Indonesia. Kesenjangan tersebut tidak hanya menyangkut akses, tetapi juga mutu pendidikan dan masih banyak anak yang belum memperoleh kesempatan belajar, karena keterbatasan ekonomi, kondisi geografis, disabilitas, kemampuan intelektual, maupun faktor sosial dan budaya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

26 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

52 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.