Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BMKG: Indonesia Berpotensi Hujan Lebat akibat Sirkulasi Siklonik di Perairan Papua

📅 Kamis, 18 Jun 2026, 08:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG: Indonesia Berpotensi Hujan Lebat akibat Sirkulasi Siklonik di Perairan Papua Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Hujan lebat disertai petir yang terjadi di Desa Wiradadi, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pembentukan sirkulasi siklonik di Samudera Pasifik utara Papua Barat memicu kemunculan daerah konvergensi yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan sedang hingga lebat di berbagai wilayah Indonesia.

Prakirawan BMKG, Alya Sausan, dalam siaran cuaca yang diikuti dari Jakarta, Kamis (18/6), mengatakan sistem sirkulasi tersebut terdeteksi membentang di Samudera Pasifik utara Papua Barat, pesisir utara Papua, hingga perairan Samudera Pasifik timur laut Papua.

Sistem ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang memanjang di perairan utara Papua Barat daya, perairan utara Papua, Papua Pegunungan, hingga Laut Cina Selatan, Sulawesi, serta Kalimantan bagian utara, yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan.

Alya menjelaskan untuk wilayah barat Indonesia, potensi hujan dengan intensitas sedang perlu diwaspadai terjadi di wilayah Tanjung Selor. Sedangkan potensi hujan ringan diprakirakan mengguyur Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang, Palembang, Pontianak, Samarinda, Palangkaraya, Banjarmasin, dan Bandung.

Sementara itu, kondisi cuaca untuk koridor kota besar di Pulau Jawa seperti Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, dan Serang, diprediksi didominasi oleh kondisi cerah berawan, berawan hingga berawan tebal, serta terdapat potensi udara kabur di Bandar Lampung.

Beralih ke wilayah timur Indonesia, kata dia, BMKG meminta masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan disertai kilat atau petir di Manado dan Ternate, serta potensi hujan dengan intensitas sedang di wilayah Mamuju.

Adapun potensi hujan ringan di wilayah timur diprakirakan melanda Palu, Sorong, Manokwari, Ambon, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, Merauke, dan Kupang, disamping adanya potensi sebaran asap atau kabut di Kendari serta fenomena udara kabur di Mataram.

Guna mengantisipasi perubahan dinamika atmosfer yang sangat dinamis, BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memperbarui informasi cuaca secara berkala melalui laman resmi bmkg.go.id maupun akun media sosial terverifikasi di @infoBMKG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Luar Negeri
Ford Dekat dengan Tiongkok,...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.