Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Satu Helikopter Didatangkan dari JambI untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

📅 Rabu, 01 Jul 2026, 16:05 WIB | Oleh:
Satu Helikopter Didatangkan dari JambI untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin Doc: ANTARA/HO-BNPB
Ket. Petugas BNPB bersama tim gabungan meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin yang terbakar di Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (30/6).

JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan helikopter pengebom air (water bombing) untuk mendukung operasi pemadaman kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kepala BNPB Suharyanto di Jakarta, Rabu, menginstruksikan pengerahan taktis armada udara tersebut guna mempercepat pengendalian titik api di lokasi pembuangan sampah yang dilaporkan terus meluas.

"Kita datangkan dua helikopter water bombing dan jika diperlukan dilakukan operasi modifikasi cuaca untuk mendukung penanganan darurat di lapangan," kata dia.

Suharyanto memerintahkan jajarannya segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna melakukan penguatan pemadaman menyusul adanya kendala sulitnya menjangkau titik api yang berada di puncak tumpukan sampah tersebut.

Merespons arahan itu, satu unit helikopter jenis MI-8AMT berkapasitas 4.000 liter langsung direposisi dari Provinsi Jambi menuju wilayah Tangerang guna melakukan penyiraman air secara masif dari udara.

Upaya pemadaman dari udara ini dinilai penting mengingat hembusan angin kencang dan cuaca panas ekstrem di lokasi kejadian membuat material sampah kering menjadi sangat mudah terbakar dan cepat menjalar.

Selain penanganan udara, tim gabungan di darat secara paralel terus menyiagakan sedikitnya 10 unit mobil pemadam kebakaran guna menyekat laju perambatan api agar tidak meluas ke permukiman.

Kebakaran yang melanda sejak Selasa (30/6) siang dilaporkan telah berdampak pada aspek sosial, di mana sebanyak lima kepala keluarga terpaksa mengungsi ke Balai Desa Tanjakan Mekar akibat kepulan asap.

BNPB bersama dinas kesehatan setempat juga telah mendistribusikan masker serta menyiagakan posko layanan medis darurat guna mengantisipasi risiko gangguan pernapasan atau ISPA bagi warga terdampak.

Kendati lokasi kebakaran TPA Jatiwaringin ini hanya berjarak sekitar 12 kilometer dari landasan pacu Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pihak otoritas memastikan operasional aktivitas penerbangan sejauh ini masih berjalan normal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp78.100/...
Daerah
Keracunan 448 Bukan Angka K...
Luar Negeri
Iran Bakal Makin Terkucil, ...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.