Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nusa Penida Bakal Jadi Green Island? Ini Strategi Pemkab Klungkung Gaet Investor

📅 Rabu, 23 Sep 2026, 05:23 WIB | Oleh:
Nusa Penida Bakal Jadi Green Island? Ini Strategi Pemkab Klungkung Gaet Investor Doc: Antara foto
Ket. Bupati Klungkung I Made Satria memberikan sambutan saat peresmian ambulans laut Nusa Medica Sea Ambulance di Nusa Ceningan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, Selasa (22/9).

KLUNGKUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klungkung, Bali, mendorong investasi di Nusa Penida yang selaras dengan konsep green island untuk menjaga kelestarian lingkungan dan kearifan lokal di kawasan tersebut.

Bupati Klungkung I Made Satria saat ditemui di Nusa Ceningan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, Selasa, mengatakan pihaknya tidak menutup peluang investasi di Nusa Penida, namun setiap investor yang masuk harus diseleksi agar pembangunan tetap menjaga karakter dan lingkungan setempat.

“Kami open investasi, tapi investasi yang seperti apa. Konsepnya harus bisa mengakomodir atau menjaga kearifan lokal,” kata Satria.

Menurut dia, pembangunan di Nusa Penida ke depan harus memiliki ciri khas lokal, termasuk dari sisi desain bangunan. Pemkab Klungkung juga tengah menyiapkan konsep dan aturan khusus yang harus dipenuhi investor sebelum melakukan pembangunan.

Satria mengatakan langkah tersebut diperlukan karena Nusa Penida memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berkelanjutan. Pemerintah daerah, kata dia, memiliki ambisi menjadikan kawasan kepulauan tersebut sebagai green tourism dan green island.

“Semua harus green. Mungkin satu-satunya di Indonesia ke depan. Ini sudah berproses,” ujar dia.

Ia menambahkan, perkembangan pariwisata Nusa Penida menunjukkan peningkatan kunjungan wisatawan asing. Kondisi tersebut menjadi peluang untuk mengembangkan industri pariwisata sekaligus tantangan bagi pemerintah dalam menjaga kualitas dan keberlanjutannya.

Karena itu, pembenahan infrastruktur, layanan, dan berbagai fasilitas pendukung terus dilakukan sejak 2026 agar wisatawan mendapatkan pengalaman yang baik saat berkunjung ke Nusa Penida.

Satria menegaskan investasi tetap diperlukan untuk meningkatkan nilai tambah dan perekonomian masyarakat, tetapi pengembangannya harus mengikuti aturan serta memperhatikan lingkungan dan kearifan lokal.

Terkait pembangunan fasilitas lift kaca di kawasan Kelingking, Satria mengatakan kewenangan Pemkab Klungkung terbatas pada wilayah darat, sedangkan kawasan pantai dan laut menjadi kewenangan pemerintah provinsi dan pusat.

“Kami di kabupaten hanya bisa mewilayahi dan memiliki kewenangan untuk mengurus wilayah daratnya. Kalau wilayah lautnya, ini kewenangan provinsi dan pusat,” katanya.

Menurut Satria, Pemkab Klungkung pada prinsipnya mendukung pembangunan fasilitas yang memudahkan wisatawan menuju destinasi, tetapi desain dan pembangunan fasilitas tersebut harus menyesuaikan karakter lingkungan setempat.

Ia mengatakan pihaknya juga telah bertemu dengan pemilik fasilitas lift kaca dan meminta agar desainnya disesuaikan sehingga tidak mengganggu keaslian kawasan Kelingking.

“Kelingking itu kan cuma satu-satunya kita memiliki ikon yang satu-satunya di dunia. Karena itu ketika ada investasi masuk ke wilayah itu untuk mengembangkan nilai tambahnya, investasi itu pun harus mengikuti bagaimana aturan main kita, bagaimana menjaga kearifan lokal, bagaimana pula menjaga lingkungan agar tidak terganggu,” ujar Satria.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Olahraga
Indonesia Lolos ke Semifina...
Ekonomi
Bea Cukai Sita Barang Impor...
Nasional
KPK Bicara Blak-blakan soal...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.