Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Okupansi Hotel Anjlok Usai Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemkab Serang Siapkan Festival untuk Bangkitkan Wisata

📅 Rabu, 23 Sep 2026, 04:57 WIB | Oleh:
Okupansi Hotel Anjlok Usai Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemkab Serang Siapkan Festival untuk Bangkitkan Wisata Doc: Antara foto/HO Pemkab Serang
Ket. Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah memberikan keterangan kepada wartawan usai memimpin Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, di Pendopo Bupati Serang pada Selasa.

SERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, telah menyiapkan berbagai agenda festival sebagai upaya pemulihan okupansi perhotelan di Destinasi Wisata Pantai Anyer dan Cinangka pascaerupsi Gunung Api Anak Krakatau (GAK).

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah di Serang, Selasa, mengatakan upaya pemulihan okupansi perhotelan di Destinasi Wisata Pantai Anyer dan Cinangka pascaerupsi Gunung Api Anak Krakatau menjadi fokus pemkab dalam waktu dekat.

Saat ini, status aktivitas GAK menurun dari Level III (Siaga) menjadi Level II (Waspada) terhitung pada Senin, 22 September 2026 pukul 18.30 WIB.

”Harapannya dengan semakin menurunnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, okupansi perhotelan (Wisata Pantai Anyer dan Cinangka) juga bisa menggeliat lagi,” katanya kepada wartawan usai memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Pendopo Bupati Serang.

Ratu Zakiyah mengatakan beberapa pekan terakhir saat terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau, banyak okupansi hotel-hotel di Destinasi Wisata Pantai Anyer dan Cinangka yang membatalkan kunjungannya.

”Mereka membatalkan kunjungannya ke wilayah Anyer dan Cinangka. Tapi memang itu demi keselamatan semuanya. Mari kita berdoa bersama, semoga makin menurun erupsinya, sehingga aktivitas masyarakat tentunya dan giat pariwisata di wilayah Kabupaten Serang bisa kembali seperti sedia kala,” ujar dia.

Dalam waktu dekat, kata Ratu Zakiyah, Pemerintah Kabupaten Serang akan menyelenggarakan kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-500 Kabupaten Serang, di antaranya Festival Anyer-Panarukan 2026 di wilayah Kecamatan Anyer dengan menggelar istigasah.

”Di sana kita juga akan ada kerja sama dengan media massa dan Pemkab Situbondo. Itu juga dalam rangka meningkatkan pariwisata di wilayah kami. Tentu ini harus lintas sektoral, kita bisa bersama-sama dengan berbagai elemen masyarakat, tidak hanya pemerintah karena terbatas,” katanya menambahkan.

Oleh karenanya ia mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat baik Majelis Ulama Indonesia (MUI), tokoh masyarakat, wadah organisasi kepemudaan baik KNPI dan Karang Taruna harus bekerja bersama-sama melihat situasi saat ini.

Sehingga jika ada hal di luar prosedur, jika terjadi adanya penyimpangan itu bisa segera dilaporkan kepada yang berwenang. ”Sehingga kemudian kita bisa meminimalkan segala kemungkinan atau kejadian-kejadian yang tidak kita inginkan,” katanya menegaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Ekonomi
Bea Cukai Sita Barang Impor...
Nasional
KPK Bicara Blak-blakan soal...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.