Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Truk Bawa Pipa Besi Jumbo Jatuh dari Tol Wiyoto Wiyono, 9 Lapak Remuk dan Pedagang Terluka!

📅 Jumat, 08 Agu 2025, 13:40 WIB | Oleh:
Truk Bawa Pipa Besi Jumbo Jatuh dari Tol Wiyoto Wiyono, 9 Lapak Remuk dan Pedagang Terluka! Doc: Istimewa

JAKARTA - Jakarta Utara diguncang insiden mengerikan pada Rabu malam (6/8/2025), ketika sebuah pipa besi raksasa terlepas dari truk trailer dan jatuh menghantam lapak-lapak pedagang di Pasar Cipluk. Peristiwa ini terjadi di bawah Tol Wiyoto Wiyono, tepatnya dari ketinggian sekitar 3 meter, dan mengakibatkan kepanikan hebat di lokasi.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 20.10 WIB. Truk yang dikemudikan Aditia tengah melaju di lajur 1 dari arah Pluit menuju Tanjung Priok. 

Muatan berupa pipa besi jumbo awalnya tampak aman, namun tiba-tiba tali pengamannya terputus. Sang sopir sempat menepikan kendaraannya untuk memperbaiki tali tersebut, tetapi naas, pipa lebih dulu terguling dan jatuh ke bawah.

Benturan keras dari pipa seberat itu membuat sembilan lapak pedagang hancur berantakan. Suara hantaman terdengar memekakkan telinga dan memicu kepanikan warga sekitar. 

Empat pedagang mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke RS Duta Indah, Teluk Gong, untuk mendapatkan perawatan medis.

Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dhanar Dono Vernandie menjelaskan, jarak dari jalan tol ke lokasi jatuhnya pipa sekitar 3 meter. 

“Diduga kendaraan bermuatan pipa ini tidak memenuhi standar pengamanan. Tali pengaman yang putus menjadi penyebab pipa terlepas,” ungkapnya.

Polisi bergerak cepat mengamankan truk dan sopir untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kanit Laka Satlantas Jakarta Utara, AKP Edy Wibowo, menegaskan pihaknya masih menyelidiki kemungkinan adanya kelalaian dalam prosedur pengangkutan muatan berat.

Warga Pasar Cipluk menyebut peristiwa ini sebagai momen teror karena pipa jatuh nyaris mengenai lebih banyak orang. Sejumlah pedagang mengaku trauma, apalagi insiden terjadi pada jam ramai pengunjung malam.

Tragedi ini menjadi pengingat betapa pentingnya standar keamanan dalam transportasi barang berat di area publik. Satu kesalahan kecil, seperti tali pengaman yang tidak layak, bisa berubah menjadi bencana yang merugikan banyak pihak. Polisi berjanji akan mengusut tuntas kasus ini agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Magang Nasional 2026 Tahap II Dibuka, Anak Muda Berebut Kesempatan Masuk Industri
    Kesenjangan kompetensi yang menjadi latar belakang program Magang ...
  • Diserbu Produk China Murah! Industri Plastik RI Nyaris Tumbang dari Hulu ke Hilir
    Artikel ini memberikan pencerahan yang sangat berimbang dan ...
  • Lulusan Banyak, Tapi Tak Sesuai Kebutuhan Industri? Menaker Ungkap Solusinya
    Artikel yang sangat edukatif dalam membedah akar permasalahan ...
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar

Derbi DIY, PSS Versus PSIM Sudah Ditunggu-tunggu

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Derbi DIY, PSS Versus PSIM ...

Rezeki Nomplok bagi 5.000 Warga Subang Jawa Barat

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Rezeki Nomplok bagi 5.000 W...
Megapolitan
Cara Merawat Anak yang Bera...
Megapolitan
Gebyar Bunga Rawa Belong Pe...
Olahraga
Pertama di Indonesia, PON D...
Ekonomi
MagangHub Jadi Jembatan Fre...

Rupiah Masih Rentan - 04 September 2026

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 04 Se...
Advertisement
PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

PT KAI Gelar Promo Diskon Tiket hingga 30 Persen di KAI EXPO 2026

04 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.