Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

WNI di Libya yang Jadi Korban Perdagangan Orang Coba Dipulangkan

📅 Minggu, 28 Jun 2026, 22:27 WIB | Oleh:
WNI di Libya yang Jadi Korban Perdagangan Orang Coba Dipulangkan Doc: ist
Ket. mencegah tppo

JAKARTA – Saat ini ada satu WNI di Libya yang menjadi korban perdagangan orang. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan tengah menangani kasus seorang pekerja migran Indonesia (PMI) di Libya nonprosedural yang diduga merupakan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan saat ini meminta tolong dipulangkan ke Indonesia.

Disampaikan Direktur Pelindungan WNI Kemlu Heni Hamidah, pihaknya bersama KBRI Tripoli lekas berkomunikasi dan memantau kondisi PMI tersebut, diketahui berinisial AJ, yang saat ini berada di Benghazi, Libya timur.

“KBRI Tripoli telah memastikan saat ini kondisi AJ dalam keadaan aman, sehat, dan tidak mengalami cedera atau luka,” kata Heni Hamidah merespons pertanyaan wartawan secara tertulis di Jakarta, Minggu.

Bersama pihak-pihak terkait termasuk dengan AJ dan pihak majikan, KBRI Tripoli masih terus melakukan pendalaman untuk memperoleh gambaran utuh mengenai kronologi peristiwa hingga AJ meminta pulang ke tanah air.

Disampaikan Heni, berdasarkan penelusuran bersama agensi setempat, AJ telah bekerja di Benghazi sejak Maret 2025. Namun, jalur penempatan AJ diketahui tidak sesuai prosedur oleh pihak sponsor.

“KBRI Tripoli akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait dan otoritas setempat untuk penanganan kasus ini,” kata Heni.

Ia pun kembali mengimbau masyarakat yang berencana bekerja di luar negeri agar mematuhi ketentuan yang berlaku serta berangkat hanya melalui jalur-jalur prosedural yang resmi demi memastikan terlindunginya hak-hak dan keselamatan PMI.

Adapun kasus tersebut mengemuka setelah informasi soal AJ muncul di media sosial pada 26 Juni, di mana sebuah video yang beredar memperlihatkan AJ menangis meminta tolong agar bisa pulang ke Indonesia usai mendapat perlakuan tak menyenangkan dan dipaksa bekerja tanpa istirahat sebagai asisten rumah tangga di Benghazi, Libya.

Dalam video tersebut, PMI yang diketahui berasal dari Cianjur, Jawa Barat, tersebut secara khusus menyebut nama Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan meminta tolong kepada mereka “sebagai panutan masyarakat”.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Malaysia Perpanjang Pencarian Pesawat MH370

20 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Malaysia Perpanjang Pencari...
Megapolitan
Keluarga Harus Sehat demi S...

37 Komoditas Sumber Inflasi Dicermati

1.5 jam yang lalu | Sujar

Megapolitan
37 Komoditas Sumber Inflasi...
  • Kabar Baik! Pemerintah Pertahankan Bunga KUR 6 Persen, UMKM Dapat Angin Segar
    Preview komentar:
    Thank you for sharing this informative article. Thank ...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
Susunan Pemain Brasil vs Jepang, Kedua Tim Turunkan Komposisi Terbaik, Matheus Cunha Starter, Neymar Cadangan

Susunan Pemain Brasil vs Jepang, Kedua Tim Turunkan Komposisi Terbaik, Matheus Cunha Starter, Neymar Cadangan

30 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.