Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OJK Dorong Perbankan Perluas Penyaluran Kredit Hijau

28 Jumat, 24 Jul 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
OJK Dorong Perbankan Perluas Penyaluran Kredit Hijau OJK Dorong Perbankan Perluas Penyaluran Kredit Hijau Doc: antara
Ket. Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuka peluang menetapkan target penyaluran kredit hijau bagi perbankan sebagai upaya memperkuat kontribusi sektor jasa keuangan dalam mendukung target net zero emission (NZE) Indonesia.

Dikutip dari Antara, Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK Agus Firmansyah mengatakan, hingga saat ini penyaluran kredit hijau oleh perbankan masih bersifat sukarela (voluntary). Namun, ke depan OJK tidak menutup kemungkinan akan menetapkan target khusus bagi bank.

"Bukannya tidak mungkin kita juga akan memberikan target kepada bank misalnya, berapa persen seharusnya kredit hijaunya. Kalau sekarang baru semacam voluntary saja, tapi ke depannya bukan tidak mungkin kita akan mulai meminta bank juga menetapkan targetnya berapa yang hijau," ujar Agus usai peluncuran Program Pemberdayaan IKM Hijau bersama Kementerian Perindustrian di Jakarta, Kamis (23/7).

Menurut Agus, kebijakan tersebut diharapkan mendorong perbankan semakin aktif menyalurkan pembiayaan kepada sektor-sektor yang mendukung ekonomi hijau, termasuk industri kecil dan menengah (IKM).

"Supaya mereka juga semakin aktif memberikan pembiayaan-pembiayaan terhadap IKM hijau," katanya.

Selain itu, penetapan target kredit hijau juga akan memudahkan OJK memetakan besaran kontribusi sektor jasa keuangan dalam mendukung program pemerintah menuju ekonomi rendah karbon.

"Supaya nanti kita semakin bisa mengetahui berapa banyak kredit hijau yang sudah disalurkan di Indonesia oleh perbankan, karena kita juga men-support tujuan dari program pemerintah untuk mencapai net zero dan lain-lain," ujarnya.

Agus menilai Program Pemberdayaan IKM Hijau yang diluncurkan Kementerian Perindustrian sejalan dengan kebijakan OJK dalam memperluas pembiayaan berkelanjutan di sektor industri.

Melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), Kementerian Perindustrian menghadirkan Program Pemberdayaan IKM Hijau untuk mendorong pelaku usaha menerapkan praktik industri yang lebih ramah lingkungan, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Program tersebut diharapkan melahirkan lebih banyak IKM yang menerapkan prinsip industri hijau sekaligus menjadi contoh praktik terbaik bagi pelaku usaha di berbagai daerah.

Sebelumnya, OJK juga menyatakan optimistis kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) akan terus tumbuh hingga akhir 2026, didukung tingkat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang masih terjaga.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan pemerintah bersama OJK terus mendorong penguatan sektor UMKM agar mampu menopang pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
Megapolitan
Bogor Punya Wisata Alam Bar...
Advertisement
Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

Ubah Sampah Jadi Berkah, Mahasiswa UNEJ Raih Penghargaan Nasional Berkat Inovasi Desa Nol Sampah

27 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.