Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Angka Kelaparan di Afrika Lampaui Asia

📅 Kamis, 23 Jul 2026, 02:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Angka Kelaparan di Afrika Lampaui Asia Doc: Istimewa
Ket. David Laborde

PARIS – Laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Selasa (21/7) mengungkapkan bahwa Afrika untuk pertama kalinya menjadi benua dengan jumlah penduduk terbanyak yang menghadapi kelaparan karena semakin banyak warga Afrika saat ini yang mengalami kekurangan gizi.

Laporan tahunan PBB tentang ketahanan pangan dan gizi tersebut juga menemukan bahwa telah terjadi peningkatan bertahap dalam mengurangi kelaparan secara keseluruhan dalam beberapa tahun terakhir, tetapi kemajuan tersebut tidak merata.

"Pusat gravitasi kelaparan telah bergeser dari Asia ke Afrika," kata David Laborde, direktur divisi ekonomi agribisnis di Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO).

"Dua puluh lima tahun lalu Tiongkok masih memiliki masalah kelaparan, tetapi kini mereka berhasil mengatasinya; India juga memiliki masalah yang sama tetapi mereka mengerahkan banyak upaya untuk secara aktif menyelesaikannya," kata  Laborde kepada AFP.

Laporan yang disusun oleh FAO dan empat badan PBB lainnya memperkirakan bahwa kelaparan mempengaruhi 309 juta orang di Afrika tahun lalu atau sekitar 20 persen dari populasi.

Setelah Afrika angka kelaparan kemudian disusul oleh Asia, di mana 292 juta orang terdampak kelaparan atau sekitar enam persen dari populasi.

Secara keseluruhan, proporsi penduduk dunia yang menghadapi kelaparan sendiri menurun dari 8,6 persen pada tahun 2022 menjadi 7,8 persen pada tahun 2025, menurut perkiraan badan-badan PBB.

Meskipun angka tersebut menunjukkan penurunan sebanyak 43 juta orang menjadi 645 juta, lembaga-lembaga tersebut mencatat bahwa angka tersebut masih lebih tinggi daripada sebelum pandemi Covid-19.

Prevalensi kekurangan gizi juga meningkat di Afrika sejak tahun 2017, meskipun badan-badan PBB mengatakan perkiraan terbaru menunjukkan tanda-tanda perubahan positif pada tahun 2025.

Sementara itu, persentase orang yang tidak mampu membeli makanan sehat telah meningkat di Afrika sejak tahun 2021, sedangkan di wilayah lain di dunia persentasenya menurun.

Tercatat ada dua pertiga penduduk Afrika (66,6 persen) tidak mampu membeli makanan sehat, lebih dari dua kali lipat dibandingkan di Asia.

Transformasi Pangan

Laporan tahunan PBB tersebut mendorong negara-negara Afrika untuk memprioritaskan transformasi sektor pangan sumber hewani, yang merupakan kelompok pangan termahal di kawasan tersebut.

Afrika juga telah dilanda guncangan parah terkait iklim dalam beberapa tahun terakhir, dan konflik telah memperburuk situasi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Luar Negeri
Negara G7 Mengutuk Serangan...
Luar Negeri
Korsel Desak Penghentian Pr...
Luar Negeri
California Umumkan Darurat ...
Luar Negeri
Topan Dujuan Terjang Wilaya...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.