Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Christopher Nolan Sebut Tom Hardy adalah Villain Batman Terbaik dalam Karyanya

📅 Jumat, 24 Jul 2026, 00:04 WIB | Oleh:
Christopher Nolan Sebut Tom Hardy adalah Villain Batman Terbaik dalam Karyanya Doc: Istimewa
Ket. Nolan menjelaskan bahwa dalam 'The Dark Knight Rises' Tom Hardy harus menyampaikan ancaman, emosi, hingga kepribadian Bane hanya melalui sorot mata, gerakan alis, bahasa tubuh, dan suara khasnya yang sempat menuai perdebatan ketika film dirilis pada 2012.

Sutradara 'The Odyssey', Christopher Nolan kembali membela penampilan Tom Hardy sebagai Bane dalam sekuel Batman, 'The Dark Knight Rises'. Lebih dari satu dekade setelah film itu dirilis, Nolan menilai akting Hardy masih belum mendapatkan apresiasi yang layak dari para penggemar Batman. 

Dalam wawancara bersama jurnalis film Josh Horowitz, Nolan menyebut penampilan Hardy sebagai sesuatu yang "luar biasa". Menurutnya, tantangan terbesar Hardy adalah memerankan karakter dengan sebagian besar wajah tertutup topeng, sehingga tidak bisa mengandalkan ekspresi wajah seperti aktor pada umumnya. 

Dari Yahoo Entertainment dan, GamesRadar, Nolan menjelaskan bahwa Hardy harus menyampaikan ancaman, emosi, hingga kepribadian Bane hanya melalui sorot mata, gerakan alis, bahasa tubuh, dan suara khasnya yang sempat menuai perdebatan ketika film dirilis pada 2012. Ia bahkan mengatakan Hardy "tidak memiliki jaring pengaman" dalam membangun karakter tersebut. 

Sang sutradara mengungkapkan bahwa ia dan Hardy berkali-kali mendiskusikan seberapa banyak ekspresi yang masih mungkin terlihat dari balik topeng Bane. Hasilnya, Hardy dinilai mampu menciptakan karakter yang tetap terasa mengintimidasi sekaligus emosional meski wajahnya hampir seluruhnya tertutup. 

Dalam perbincangan itu, Josh Horowitz juga membandingkan totalitas Hardy dengan mendiang Heath Ledger saat memerankan Joker di The Dark Knight. Menurutnya, keduanya sama-sama mengambil risiko besar untuk menghilang di balik karakter, meski pendekatan yang digunakan sangat berbeda. Nolan pun menyetujui pandangan tersebut dan menilai Hardy melakukan transformasi yang sama beraninya. 

Saat pertama kali tayang, salah satu aspek yang paling banyak diperdebatkan dari Bane adalah aksen dan intonasi suara Hardy. Namun seiring waktu, interpretasi unik itu justru menjadi salah satu ciri khas karakter tersebut. Bahkan, Hardy pernah mengungkapkan bahwa ia menawarkan dua versi suara kepada Nolan sebelum akhirnya sutradara itu memilih versi yang kini dikenal luas oleh para penggemar. 

The Dark Knight Rises menjadi penutup trilogi Batman garapan Christopher Nolan setelah Batman Begins (2005) dan The Dark Knight (2008). Film tersebut meraup lebih dari USD1 miliar di box office global dan hingga kini masih dianggap sebagai salah satu film superhero paling berpengaruh sepanjang masa. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.