Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perceraian Bos SK Group Memanas! Harta Rp16,3 Triliun Diperebutkan, Nasib Konglomerat Raksasa Korea Selatan Jadi Taruhan

📅 Jumat, 26 Jun 2026, 13:55 WIB | Oleh:
Perceraian Bos SK Group Memanas! Harta Rp16,3 Triliun Diperebutkan, Nasib Konglomerat Raksasa Korea Selatan Jadi Taruhan Doc: Istimewa
Ket. Bos SK Group, Chey Tae Won.

JAKARTA - Perseteruan perceraian Chairman SK Group, Chey Tae Won, dan istrinya, Roh Soh Yeong, kembali menjadi perhatian publik Korea Selatan. Setelah proses mediasi gagal mencapai kesepakatan, pengadilan banding resmi melanjutkan sidang yang digadang-gadang sebagai salah satu kasus perceraian paling mahal dalam sejarah negeri tersebut.

Sidang terbaru digelar di Pengadilan Tinggi Seoul pada Jumat (26/6/2026). Meski Chey Tae Won dan Roh Soh Yeong tidak diwajibkan hadir secara langsung, jalannya persidangan tetap menyita perhatian. 

Pasalnya, perkara ini bukan hanya menyangkut perceraian pasangan elite, tetapi juga berpotensi memengaruhi kepemilikan SK Group, konglomerat terbesar kedua di Korea Selatan setelah Samsung.

Kasus ini menjadi sorotan karena nilai harta yang diperebutkan mencapai 1,38 triliun won, atau sekitar Rp16,3 triliun. Jumlah fantastis tersebut membuat perkara ini menjadi salah satu sengketa pembagian aset terbesar yang pernah terjadi di Korea Selatan.

Sidang kembali dibuka setelah Mahkamah Agung Korea Selatan membatalkan sebagian putusan sebelumnya terkait pembagian harta dan memerintahkan Pengadilan Tinggi Seoul untuk mengkaji ulang perkara tersebut. Sementara itu, putusan mengenai nafkah tetap dipertahankan, yakni 2 miliar won atau sekitar Rp23,6 miliar yang harus dibayarkan Chey Tae Won kepada Roh Soh Yeong.

Fokus utama persidangan kali ini adalah menentukan apakah saham milik Chey Tae Won di perusahaan induk SK Inc dapat dikategorikan sebagai harta bersama selama pernikahan. Keputusan tersebut dinilai sangat penting karena dapat memengaruhi struktur kepemilikan dan kendali atas SK Group.

Nilai aset yang diperebutkan juga terus meningkat seiring melonjaknya harga saham perusahaan-perusahaan di bawah naungan SK Group. Salah satu faktor utamanya adalah kesuksesan SK Hynix, produsen chip memori yang menjadi pemasok utama chip untuk perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Nvidia, di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Sejak awal tahun, harga saham SK Hynix dilaporkan melonjak lebih dari empat kali lipat. Sementara itu, saham SK Inc juga meningkat lebih dari tiga kali lipat. 

Lonjakan tersebut membuat nilai kekayaan yang menjadi objek sengketa semakin besar dan menarik perhatian kalangan investor.

Di sisi lain, Mahkamah Agung juga menyoroti asal-usul kekayaan keluarga Roh. Dalam putusannya, pengadilan menyatakan Roh Soh Yeong tidak dapat mengklaim kontribusi terhadap harta Chey berdasarkan dana yang berasal dari ayahnya, Roh Tae Woo, karena dana tersebut diduga berkaitan dengan hasil suap saat menjabat sebagai presiden.

Roh Tae Woo diketahui menjabat sebagai Presiden Korea Selatan pada periode 1988 hingga 1993. Ia kemudian divonis bersalah dalam kasus penerimaan suap, dan putusan tersebut dikuatkan Mahkamah Agung pada 1997.

Sebelumnya, Pengadilan Tinggi Seoul sempat memerintahkan Chey Tae Won membayar 1,38 triliun won atau sekitar Rp16,3 triliun kepada Roh Soh Yeong sebagai bagian pembagian harta. Nilai itu jauh lebih besar dibanding putusan pengadilan tingkat pertama yang hanya menetapkan pembagian aset sebesar 66,5 miliar won, atau sekitar Rp785 miliar.

Kini, publik dan pelaku pasar menanti putusan terbaru Pengadilan Tinggi Seoul. Hasil sidang tersebut diperkirakan tidak hanya menentukan akhir dari sengketa rumah tangga pasangan konglomerat itu, tetapi juga dapat berdampak pada masa depan kepemilikan dan tata kelola SK Group di tengah pesatnya pertumbuhan industri kecerdasan buatan dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Berau Percepat Digitalisasi Keuangan, Laku Pandai Jangkau Warga hingga Pelosok.
    Preview komentar:
    Ini dia nomor layanan BNI 24 Jam call ...
    Ini dia nomor layanan ??? 24 Jam call ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Daftar Event Jakarta Akhir Pekan 27–28 Juni 2026: Ada Semasa Piknik hingga Konser KARD

Daftar Event Jakarta Akhir Pekan 27–28 Juni 2026: Ada Semasa Piknik hingga Konser KARD

26 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.