Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ilmuwan Harvard Yakini 3I-ATLAS Bisa Jadi Teknologi Alien, Ini 7 Alasannya

📅 Selasa, 28 Okt 2025, 20:15 WIB | Oleh:
Ilmuwan Harvard Yakini 3I-ATLAS Bisa Jadi Teknologi Alien, Ini 7 Alasannya Doc: NDTV

JAKARTA – Seorang ilmuwan dari Universitas Harvard kembali memicu kontroversi setelah mengemukakan teori bahwa komet antarbintang bisa jadi merupakan sisa teknologi buatan alien. Klaim tersebut disampaikan oleh Profesor Avi Loeb, astrofisikawan ternama yang dikenal karena pendapatnya tentang objek misterius bernama Oumuamua.

Menurut laporan, Loeb menilai ada sejumlah kejanggalan dalam data pengamatan yang tidak dapat dijelaskan dengan teori konvensional. Ia meyakini bahwa karakteristik unik benda itu menunjukkan adanya kemungkinan asal-usul non-alamiah.

“Tidak ada yang salah dengan mempertimbangkan kemungkinan teknologi luar angkasa,” ujar Avi Loeb. “Ilmu pengetahuan sejati tidak menutup diri terhadap hipotesis yang tidak biasa, selama didukung oleh bukti.”

Berikut tujuh alasan utama mengapa Avi Loeb meyakini bahwa Oumuamua bisa jadi merupakan teknologi alien yang pernah melintasi tata surya kita.

1. Bentuk Tidak Biasa

Loeb menyoroti bentuk Oumuamua yang tidak seperti komet pada umumnya. Benda ini tampak lebih pipih dan memanjang, menyerupai struktur buatan yang mungkin dirancang untuk bergerak lebih efisien di ruang hampa.

Menurutnya, bentuk aerodinamis tersebut bisa mengindikasikan adanya unsur desain buatan. Hal ini berbeda dengan bentuk alami benda langit yang biasanya tidak beraturan.

2. Percepatan Tanpa Ekor Gas

Oumuamua tidak menunjukkan tanda-tanda ekor gas layaknya komet biasa, namun tetap mengalami percepatan misterius saat keluar dari tata surya. Fenomena ini sulit dijelaskan tanpa adanya dorongan eksternal yang terkontrol.

Loeb berpendapat bahwa percepatan tersebut bisa berasal dari teknologi pendorong yang tidak diketahui manusia. Hal ini menjadi anomali yang menarik perhatian para ilmuwan di seluruh dunia.

3. Pantulan Cahaya yang Aneh

Objek ini memantulkan cahaya secara tidak teratur, membuat ilmuwan kesulitan menentukan arah rotasinya. Loeb menduga pola tersebut bisa muncul dari permukaan logam atau bahan buatan yang memantulkan cahaya berbeda dari batuan alami.

Menurutnya, pantulan cahaya yang kompleks itu menambah bukti bahwa Oumuamua mungkin bukan sekadar batu luar angkasa biasa. Jika benar permukaannya mengandung logam, maka kemungkinan adanya teknologi semakin besar.

4. Lintasan Terlalu Tepat

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur   

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.