Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PGE Perkuat Fondasi Kedaulatan Energi Lewat Pengelolaan Panas Bumi Berkelanjutan

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 19:52 WIB | Oleh:
PGE Perkuat Fondasi Kedaulatan Energi Lewat Pengelolaan Panas Bumi Berkelanjutan Doc: PGE
Ket. Foto udara Area Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong terletak di Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Lahendong, Provinsi Sulawesi Utara. Di sini terdapat 6 unit PLTP yang beroperasi secara komersial.

JAKARTA – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) menegaskan perannya sebagai tulang punggung transisi energi nasional. PGE berkomitmen memperkuat fondasi kedaulatan energi Indonesia melalui pengelolaan dan pemanfaatan panas bumi yang berkelanjutan.

Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk Julfi Hadi, menyampaikan bahwa arah kebijakan pemerintah untuk mewujudkan kemandirian energi nasional menjadi dorongan kuat bagi PGE untuk terus memperluas dan memperdalam pengelolaan potensi panas bumi di seluruh wilayah Indonesia.


“PGE adalah tulang punggung transisi energi Indonesia. Dengan potensi panas bumi mencapai 24 gigawatt atau sekitar 40 persen dari cadangan dunia. Kami memiliki mandat besar untuk mengubah potensi ini menjadi kekuatan nyata bangsa. Melalui pengelolaan yang bertanggung jawab, kami ingin memastikan energi bersih menjadi fondasi kedaulatan dan masa depan hijau Indonesia,” ujar Julfi melalui keteranganya pada hari Minggu (19/10).

Selama satu tahun terakhir, PGE mencatat sejumlah pencapaian penting. Salah satunya beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 2 (55 MW) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, yang menjadi simbol kemajuan teknologi efisien dan ramah lingkungan di sektor panas bumi nasional.


Selain itu, PGE juga telah memulai pembangunan PLTP Gunung Tiga 55 MW di Ulubelu, Lampung, pada Agustus 2025. Proyek ini akan memperkuat sistem kelistrikan Sumatera sekaligus menjadi tonggak penting bagi pencapaian target PGE untuk mencapai 1 gigawatt (GW) kapasitas terpasang mandiri dalam 2–3 tahun ke depan, serta 1,8 GW pada tahun 2033.


PGE juga terus memperkuat inovasi menuju ekonomi hijau melalui pengembangan Green Hydrogen (Hidrogen Hijau) di Pilot Project Green Hydrogen Ulubelu. Proyek ini membangun rantai nilai hidrogen hijau dari produksi, distribusi, hingga pemanfaatan, sebagai langkah awal menuju industri rendah karbon dan pencapaian Net Zero Emission 2060.


Di sisi sosial dan lingkungan, PGE menunjukkan komitmen kuat terhadap prinsip EnvironmentalSocialand Governance (ESG) dengan masuk ke dalam daftar Top 50 ESG Global versi Sustainalytics, dimana PGE meraih skor risiko ESG 7,1 dan tingkat risiko yang dapat diabaikan (negligible risk).

Hingga kini, PGE telah meraih 18 penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, termasuk 14 kali berturut-turut oleh PGE Area Kamojang, rekor tertinggi di sektor panas bumi Indonesia.

Sebaiknya Anda baca juga:


Sebagai perusahaan energi hijau berkelas dunia, PGE juga mendorong pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan langsung panas bumi (Direct Use Geothermal). Program ini mencakup pemanfaatan panas bumi untuk kegiatan pertanian seperti pengeringan kopi dengan inovasi Geothermal Dry House, budidaya melon geothermal, hingga pupuk Geo-fert yang dikeringkan oleh sisa uap panas bumi. Inisiatif ini tidak hanya menumbuhkan ekonomi lokal, tetapi juga memperkuat peran masyarakat dalam ekosistem transisi energi berkelanjutan.


Hingga kini, PGE mengelola total kapasitas panas bumi sebesar 1.932 megawatt (MW), terdiri atas 727 MW dioperasikan langsung oleh PGE dan 1.205 MW melalui skema Kontrak Operasi Bersama (Joint Operation Contract/JOC) bersama mitra strategis.

Energi bersih yang dihasilkan PGE mampu menyuplai listrik bagi lebih dari dua juta rumah tangga dan berpotensi menurunkan emisi karbon sekitar 10 juta ton CO₂ per tahun, memperkuat langkah Indonesia menuju kedaulatan energi yang berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PM Italia Kaget Disebut Memohon Berfoto kepada Trump

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
PM Italia Kaget Disebut Mem...
Megapolitan
Warga Kabupaten Bogor Hadap...
Daerah
Semarak Perayaan Peh Cun di...
Event Jakarta Akhir Pekan 20-21 Juni: Serbu Jakarta Fair 2026 hingga Konser Musik Ancol

Event Jakarta Akhir Pekan 20-21 Juni: Serbu Jakarta Fair 2026 hingga Konser Musik Ancol

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.