Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mobil Listrik Kuasai Pasar Otomotif Eropa, Warga Mulai Tinggalkan Mobil Bensin

📅 Rabu, 24 Jun 2026, 20:37 WIB | Oleh:

Sementara kendaraan listrik semakin populer di seluruh kawasan, permintaan terhadap mobil bensin turun 18,2 persen hingga akhir Mei. Registrasi mobil diesel juga turun 16,6 persen, sehingga diesel hanya menyumbang 7,6 persen dari total registrasi mobil baru di Uni Eropa.

Prancis mengalami penurunan terbesar, dengan registrasi mobil bensin turun 36,8 persen. Penjualan di Spanyol juga turun 20,3 persen, sementara di Jerman turun 18,5 persen.

Merek-merek Tiongkok terus menguat

Permintaan terhadap kendaraan asal Tiongkok juga terus meningkat. Tahun ini, Geely Group telah menjual 176.676 kendaraan di Uni Eropa, EFTA, dan Inggris, naik 6,5 persen dibandingkan periode Januari–Mei tahun lalu.

Penjualan SAIC meningkat 11,6 persen menjadi 141.490 unit, sementara penjualan BYD melonjak 145,2 persen menjadi 135.307 unit.

Pada Mei, BYD berhasil melampaui SAIC Motor, induk merek MG, dan menjadi produsen mobil asal Tiongkok dengan penjualan terbesar di Eropa. Sementara itu, Chery hanya tertinggal beberapa ratus unit penjualan dari SAIC.

Kinerja berbagai merek di bawah Chery juga menunjukkan tren yang sama. Total penjualan gabungan merek Chery, Jaecoo, Jetour, dan Omoda melonjak 316 persen menjadi 122.843 unit.

Sementara itu, Leapmotor mencatat pertumbuhan luar biasa sebesar 552,9 persen menjadi 43.037 unit. Produsen mobil Tiongkok lainnya juga membukukan kenaikan tajam pada Mei, termasuk Xpeng yang tumbuh 138 persen. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Mau Suvenir dari Istana? In...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.