Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kepala Dinas Perhubungan Karawang Jalani Pemeriksaan Terkait Dugaan Asusila.

6 Kamis, 25 Jun 2026, 10:51 WIB | Oleh:
Kepala Dinas Perhubungan Karawang Jalani Pemeriksaan Terkait Dugaan Asusila. Kepala Dinas Perhubungan Karawang Jalani Pemeriksaan Terkait Dugaan Asusila. Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Karawang Muhana.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, memeriksa Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) setempat, Muhana, terkait dengan kabar dugaan tindakan asusila hingga menghamili seorang remaja.

"Kami sudah memanggil yang bersangkutan untuk klarifikasi atas kabar yang selama beberapa hari terakhir ini beredar di media online dan media sosial," kata Sekretaris BKPSDM Karawang Gerry Sigit Samrodi di Karawang, Rabu.

Surat panggilan kepada Kadishub Muhana, bernomor 800.1.6.2/2716/PPEKD yang dilayangkan pada Selasa (23/6) dan yang bersangkutan langsung memenuhi panggilan BKPSDM Karawang.

Gerry menyampaikan langkah pemanggilan itu menjadi bagian dari proses penelaahan awal guna memperoleh informasi, penjelasan, dan fakta yang diperlukan secara langsung dari pihak yang bersangkutan.

"Kami memandang bahwa setiap informasi yang berkembang perlu ditindaklanjuti secara profesional, objektif, dan proporsional, sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Mengenai hasil klarifikasi, Gerry menyampaikan kalau hal tersebut belum bisa diungkapkan ke publik. Sebab pihaknya masih memerlukan pendalaman serta informasi tambahan yang relevan untuk memperoleh gambaran yang utuh, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan sebelum menentukan langkah tindak lanjut.

Ia menyebutkan penanganan atas dugaan pelanggaran disiplin ASN memiliki mekanisme dan tahapan yang harus dilalui, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurut dia, setiap informasi yang diterima akan ditelaah secara cermat sebelum dilakukan pengambilan keputusan.

"Dalam proses ini kami menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, objektivitas, profesionalitas, akuntabilitas, serta kehati-hatian," kata Gerry.

Sebelumnya kabar tindakan asusila hingga seorang remaja hamil yang menyeret nama Kadishub Karawang Muhana itu beredar di sejumlah media sosial, hingga yang bersangkutan menyampaikan klarifikasi secara terbuka dengan mengundang sejumlah pegiat media.

Dalam klarifikasinya, Muhana membantah kabar dirinya telah berbuat asusila hingga menghamili seorang remaja putri. Bahkan ia mengaku siap membuktikan melalui rangkaian tes.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira dari Sekneg untuk PPPK Diangkat Jadi Penuh dari Paruh Waktu

Kabar Gembira dari Sekneg untuk PPPK Diangkat Jadi Penuh dari Paruh Waktu

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.