Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung Berkomitmen Wujudkan Kota Ramah Lansia

📅 Minggu, 21 Jun 2026, 16:20 WIB | Oleh:

Ia mengatakan, saat ini terdapat sekitar 91 ribu lansia yang masuk kelompok kesejahteraan rendah. Dari jumlah tersebut, sekitar 25 ribu telah menerima bantuan sosial sementara sekitar 66 ribu lainnya masih membutuhkan perhatian dan dukungan.

Selain itu, terdapat sekitar 4.600 lansia yang hidup sendiri, 3.800 lansia terlantar dan 301 lansia yang hidup sendiri sekaligus terlantar.

Meski demikian, Pemkot Bandung terus berupaya memperkuat layanan bagi lansia melalui berbagai program, mulai dari bantuan alat kesehatan dan alat bantu gerak, penanganan lansia terlantar, reunifikasi keluarga, penyediaan rumah singgah, perlindungan jaminan sosial hingga kegiatan pemberdayaan yang melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah.

Melalui kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, komunitas, akademisi, media dan masyarakat, Kota Bandung berharap dapat mewujudkan lingkungan yang semakin ramah untuk lansia.

“Harapan kita, Bandung menjadi kota ramah lansia, tempat para sesepuh dapat hidup bahagia, mandiri, aktif dan produktif. Lansia bagja, Bandung raharja,” kata dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

4 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

4 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

4 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.