Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Bandung Berkomitmen Wujudkan Kota Ramah Lansia

📅 Minggu, 21 Jun 2026, 16:20 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung Berkomitmen Wujudkan Kota Ramah Lansia Doc: Humas Kota Bandung

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menegaskan komitmennya untuk mewujudkan kota yang ramah lansia melalui berbagai program yang menjamin kesehatan, perlindungan sosial, ruang publik yang inklusif serta kesempatan bagi para lanjut usia untuk tetap aktif berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bandung, Asep Cucu Cahyadi, pada peringatan ke-30 Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) yang diikuti sekitar 800 lansia aktif dan produktif dari 30 kecamatan dan 151 kelurahan di Kota Bandung yang digelar di Markas Kodam III/Siliwangi, Sabtu (20/6).

Asep mengatakan, usia tidak semata-mata tentang angka, melainkan kumpulan pengalaman, kebijaksanaan dan jejak panjang perjalanan hidup yang menjadi sumber pembelajaran bagi generasi penerus.

“Ketika melihat para lanjut usia, sebenarnya kita sedang menyaksikan sebuah perpustakaan kehidupan yang masih terbuka. Di dalamnya tersimpan cerita perjuangan membangun keluarga, membesarkan generasi, menjaga persatuan serta menyaksikan berbagai perubahan zaman,” kata Asep.

Menurut dia, para lansia merupakan generasi yang telah menanamkan nilai-nilai gotong royong, toleransi, kesantunan dan cinta tanah air yang hingga kini menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat.

Oleh karena itu, peringatan Hari Lanjut Usia Nasional tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan menjadi momentum refleksi bersama untuk memastikan para lansia mendapatkan ruang yang layak dalam kehidupan sosial dan pembangunan kota.

“Kemajuan suatu daerah tidak hanya diukur dari tingginya gedung, pesatnya teknologi atau besarnya investasi. Kota yang besar adalah kota yang tidak melupakan para sesepuhnya. Kota yang maju adalah kota yang menjadikan para lanjut usia sebagai bagian dari pembangunan bukan sekadar penerima manfaat pembangunan,” ujar dia.

Asep menuturkan bahwa meningkatnya angka harapan hidup masyarakat menjadi kabar baik yang harus diiringi dengan kebijakan yang mampu meningkatkan kualitas hidup lansia. Pemkot Bandung ingin memastikan para lanjut usia dapat hidup sehat, bahagia, mandiri, aktif, produktif dan tetap bermartabat.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun jembatan antar generasi agar energi dan inovasi anak muda dapat berpadu dengan pengalaman serta kebijaksanaan para lansia.

“Jangan sampai kita menjadi generasi yang cepat mencari informasi dari gawai tetapi lambat belajar dari pengalaman orang tua kita sendiri,” tegas dia.

Alami Peningkatan

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Yorisa Sativa mengungkapkan, jumlah lansia di Kota Bandung terus mengalami peningkatan sekitar 5 persen setiap tahun. Berdasarkan data, dari sekitar 2,6 juta penduduk Kota Bandung, satu dari delapan warga merupakan lansia.

Menurut Yorisa, kondisi tersebut menjadikan kesejahteraan lansia sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah yang membutuhkan dukungan lintas sektor.

“Tujuan kegiatan ini adalah memberikan penghargaan atas kontribusi lansia dalam membangun bangsa, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya peran lansia serta menggalang kepedulian berbagai pihak untuk mendukung kesejahteraan mereka,” ujar Yorisa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

4 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

4 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

4 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.