Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Merasakan Ketegangan Persiapan Navy SEAL Menculik Diktator Panama Jenderal Noriega

📅 Minggu, 19 Jul 2026, 00:07 WIB | Oleh:
Merasakan Ketegangan Persiapan Navy SEAL  Menculik Diktator Panama Jenderal Noriega Doc: Istimewa
Ket. Pengalaman itu kini dapat dirasakan langsung oleh pengunjung di National Navy UDT-SEAL Museum di Fort Pierce, Florida.

FLORIDA – Bagaimana rasanya berada di ruangan tempat pasukan elite U.S. Navy SEAL merencanakan salah satu operasi paling berisiko dalam sejarah modern Amerika Serikat?

Pengalaman itu kini dapat dirasakan langsung oleh pengunjung di National Navy UDT-SEAL Museum di Fort Pierce, Florida. Salah satu area pamerannya dibuat menyerupai ruang operasi yang digunakan dalam Operation Just Cause, invasi Amerika Serikat ke Panama pada Desember 1989 untuk menggulingkan diktator Manuel Antonio Noriega.

Dari situs resmi National Navy UDT-SEAL Museum, di ruangan tersebut, pengunjung seolah dibawa kembali ke penghujung era Perang Dingin. Lengkap dengan perlengkapan tempur, dokumentasi operasi, hingga suasana ruang briefing yang menggambarkan bagaimana para operator SEAL mempersiapkan misi berisiko tinggi sebelum bergerak ke medan tempur. 

Operation Just Cause dilancarkan pada malam 19 Desember 1989 atas perintah Presiden Amerika Serikat saat itu, George H.W. Bush. Tujuan resminya adalah melindungi warga negara AS di Panama, mengembalikan pemerintahan hasil pemilu, serta menangkap Manuel Noriega yang telah didakwa atas kasus perdagangan narkoba di Amerika Serikat. 

Dalam operasi tersebut, Navy SEAL menerima dua tugas yang sangat krusial.

Misi pertama adalah menghancurkan kapal pribadi Noriega yang diduga akan digunakan sebagai jalur pelarian melalui laut. Tim penyelam tempur SEAL berhasil menyusup secara diam-diam dan memasang bahan peledak di lambung kapal hingga kapal tersebut tidak dapat digunakan lagi. Bahkan, menurut catatan museum, ledakan yang dihasilkan begitu besar hingga salah satu mesin kapal tidak pernah ditemukan. 

Misi kedua bahkan lebih berbahaya. Puluhan operator SEAL menyerbu Punta Paitilla Airfield untuk melumpuhkan jet pribadi Learjet milik Noriega agar sang diktator tidak dapat melarikan diri melalui udara.

Namun, saat mendekati hanggar, mereka disambut rentetan tembakan dari Pasukan Pertahanan Panama. Pertempuran sengit pun pecah di tengah malam. Empat anggota Navy SEAL gugur, delapan lainnya mengalami luka serius. Meski harus membayar mahal, misi berhasil diselesaikan dan pesawat Noriega dihancurkan. 

Sebaiknya Anda baca juga:

Setelah kehilangan jalur pelarian melalui laut maupun udara, Noriega menjadi buronan terbesar di Panama. Ia akhirnya berlindung di Kedutaan Besar Vatikan di Panama City yang kemudian dikepung pasukan Amerika selama beberapa hari. Pada 3 Januari 1990, Manuel Noriega menyerahkan diri dan kemudian diekstradisi ke Amerika Serikat untuk menjalani proses hukum. 

Kini, lebih dari tiga dekade kemudian, kisah operasi tersebut diabadikan di National Navy UDT-SEAL Museum. Salah satu daya tarik utamanya adalah replika ruang operasi yang memungkinkan pengunjung merasakan atmosfer persiapan misi yang pernah dijalankan salah satu satuan operasi khusus paling terkenal di dunia.

Bagi pecinta sejarah militer, area ini menjadi salah satu spot paling menarik karena menghadirkan gambaran nyata mengenai bagaimana sebuah operasi khusus dirancang, dirahasiakan, dan dieksekusi dalam hitungan menit yang menentukan jalannya sejarah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Pak presiden yg terhormat tolong cek ricek hasil ...
    92:8 hanya berlaku ntk Bike Hemat saja, untuk ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...

BMKG Catat 235 Gempa Susulan di Flores

5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BMKG Catat 235 Gempa Susula...
Nasional
Terus Bertambah! Gempa Dahs...
Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

Mengenaskan Jumlahnya Terus Bertambah! Korban Jiwa Gempa M7,7 Tembus 47 Orang hingga Sabtu Malam

15 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.