BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya
📅 Senin, 24 Agu 2026, 09:07 WIB | Oleh: Marcellus WidiartoJAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memfasilitasi evakuasi medis udara bagi Yohanis Riba (75) lansia asal Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa 7,7 magnitudo lebih dari sepekan lalu.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan di Jakarta, Senin, mengatakan proses evakuasi lintas wilayah tersebut merupakan bagian dari komitmen penanganan darurat yang inklusif, khususnya bagi masyarakat di wilayah kepulauan dan terpencil.
"Evakuasi dilakukan dengan mengedepankan kecepatan dan keselamatan pasien agar penyintas mendapatkan perawatan medis yang lebih optimal," kata dia.
BNPB mengkonfirmasi korban yang merupakan warga Desa Nitunhlea, Kecamatan Palue, mengalami cedera serius dan memar pada kedua kakinya saat berusaha menyelamatkan diri dari guncangan gempa.
Setelah sempat menjalani perawatan awal di fasilitas kesehatan setempat, kondisi korban membutuhkan rujukan ke rumah sakit yang memiliki sarana lebih memadai.
Sebaiknya Anda baca juga:
Guna mempercepat proses pemindahan dari pulau terisolasi, Berton menjelaskan bahwa BNPB berkolaborasi dengan Polri menyiagakan helikopter yang terbang langsung dari Pos Pendamping Nasional (Pospenas) BNPB di Bandara Frans Seda, Maumere, untuk menjemput korban pada Minggu (23/8).
Setibanya di Maumere, Yohanis langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) TC Hillers Maumere untuk mendapatkan penanganan intensif dari tim medis spesialis.
Dia pun menegaskan bahwa sinergi lintas sektor antara BNPB, TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan relawan akan terus diperkuat guna memastikan seluruh kebutuhan masyarakat terdampak bencana dapat tertangani secara cepat, tepat, dan manusiawi.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Semangat gotong royong menjadi kekuatan bersama untuk membantu para penyintas melewati masa sulit dan secara bertahap kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik," demikian Berton.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!