Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Lumajang Usulkan Pembangunan 4 Jalur Evakuasi Gunung Semeru

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 06:36 WIB | Oleh:
Pemkab Lumajang Usulkan Pembangunan 4 Jalur Evakuasi Gunung Semeru Doc: ANTARA/HO-PVMBG
Ket. Gunung Semeru erupsi dengan tinggi koIom letusan 800 meter di atas puncak pada Kamis (16/7) pagi.

LUMAJANG - Pemerintah Kabupaten Lumajang mengusulkan pembangunan dan peningkatan infrastruktur empat ruas jalan strategis yang berfungsi sebagai jalur evakuasi bencana Gunung Semeru kepada pemerintah pusat melalui skema Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) 2026, Kamis (16/7).

"Keselamatan masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana Gunung Semeru menjadi salah satu prioritas pembangunan Kabupaten Lumajang, sehingga kami usulkan empat jalur evakuasi," kata Bupati Lumajang Indah Amperawati saat menghadiri kunjungan Kerja Badan Anggaran DPR RI ke Provinsi Jawa Timur, di Surabaya, Kamis.

Bupati yang akrab disapa Bunda Indah menjelaskan karakteristik geografis Lumajang sebagai daerah yang berada di kawasan Gunung Semeru membuat pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada konektivitas, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya mitigasi bencana.

Menurut dia, aktivitas Gunung Semeru yang kerap memicu awan panas guguran maupun aliran lahar menyebabkan sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan secara berkelanjutan.

"Kami saat ini mengusulkan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah sebanyak empat ruas jalan. Sebagian besar berada di kawasan pertanian, namun yang paling penting, ruas-ruas tersebut juga berfungsi sebagai jalur evakuasi masyarakat ketika terjadi bencana," ujarnya.

Ia mengatakan keberadaan jalur evakuasi yang memadai menjadi kebutuhan mendesak karena masyarakat di kawasan terdampak harus memiliki akses yang aman dan cepat ketika terjadi peningkatan aktivitas vulkanik.

"Selain mendukung keselamatan warga, jalan tersebut juga menjadi urat nadi distribusi hasil pertanian yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat," katanya.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur di daerah rawan bencana memerlukan dukungan pemerintah pusat mengingat tantangan yang dihadapi Kabupaten Lumajang tidak hanya berkaitan dengan pembangunan jalan, tetapi juga pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana secara berulang.

"Pemerintah Kabupaten Lumajang terus berupaya menjaga keseimbangan antara pembangunan, pelayanan publik, dan penguatan mitigasi bencana di tengah berbagai tantangan fiskal yang dihadapi daerah," katanya.

Melalui usulan empat ruas jalan tersebut, Pemkab Lumajang berharap dukungan pemerintah pusat dapat memperkuat konektivitas wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus meningkatkan keselamatan warga yang tinggal di kawasan rawan bencana Gunung Semeru.

"Infrastruktur yang tangguh diharapkan menjadi bagian penting dari upaya membangun Lumajang yang lebih aman, produktif, dan berketahanan terhadap bencana," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Jumat Mau Perpanjang SIM? C...
Advertisement
Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

Menunggu Giant Sea Wall untuk Tawarkan Air Laut

18 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.