Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Danantara Sebut Perdamaian AS-Iran Berdampak Positif pada Ekonomi RI

📅 Jumat, 19 Jun 2026, 06:00 WIB | Oleh:
Danantara Sebut Perdamaian AS-Iran Berdampak Positif pada Ekonomi RI Doc: antara foto
Ket. Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi Danantara Pandu Sjahrir

JAKARTA - Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi Danantara Pandu Sjahrir menilai kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran bakal memberikan dampak positif bagi stabilitas fiskal serta pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Kalau kita pembacaannya, kalau ini betul sudah menemukan peace, sebenarnya bagus ya. Kita lihat dari harga minyak, kita mengharap akan ada stabilitas ekonomi yang lebih baik," kata Pandu di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (18/6) malam.

Menurut Pandu, kepastian perdamaian di kawasan Timur Tengah tersebut akan sangat memengaruhi pergerakan harga komoditas global, terutama minyak mentah dunia. Jika stabilitas harga minyak dapat terjaga, hal tersebut diyakini akan memperkuat postur anggaran negara.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dampak positif dari meredanya tensi geopolitik global tersebut tidak hanya berhenti pada sektor energi, melainkan juga merembet ke sektor makroekonomi secara lebih luas. Hal ini diharapkan mampu memberikan ruang gerak yang lebih aman bagi pasar domestik.

"Tentunya juga berdampak positif kepada fiskal kita juga, dan tentunya nanti kepada perkembangan ekonomi. Jadi sebenarnya sih kita mengharap betul-betul dieksekusi dengan baik," ujar Pandu menambahkan.

Selain menyoroti isu geopolitik global, Pandu juga merespons dinamika kebijakan moneter dalam negeri terkait keputusan Bank Indonesia yang menaikkan suku bunga acuan pada hari yang sama, yaitu naik 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen. Ia menyatakan pihak Danantara akan tetap mengikuti regulasi yang ditetapkan oleh otoritas terkait.

Pandu menegaskan bahwa sebagai lembaga pengelola investasi, Danantara siap mendukung setiap langkah yang diambil oleh para perumus kebijakan demi menjaga ketahanan ekonomi nasional. Pihaknya meyakini keputusan tersebut telah melalui kalkulasi yang matang dari sisi fiskal maupun moneter.

"Tentunya pasti support, mereka sudah memperhitungkan. Buat kami di Danantara sebagai pelaku ya kita, ya akan lakukanlah yang terbaik," ucap Pandu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Badosa Hentikan Tren Buruk ...

Waow… Inul Bicara Transformasi Musik. Apa Katanya

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Waow… Inul Bicara Transfo...

Empat Pendaki Gunung Semeru Ditangkap, Ada Apa

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Empat Pendaki Gunung Semeru...

Menjaga Rupiah dengan BI Rate Tinggi, Akankah Berhasil?

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Menjaga Rupiah dengan BI Ra...

“Panda” Senilai 1 Miliar Dollar AS, Mungkinkah?

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
“Panda” Senilai 1 Milia...
Olahraga
Saatnya Menjadi Juara, Jani...
Ekonomi
Transformasi Empat Bandara ...
Ekonomi
PLTS Oelpuah Jadi Pembangki...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.