Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Karawang Mulai Tata Jaringan Kabel Udara yang Semrawut di Kawasan Perkotaan

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 13:52 WIB | Oleh:
Pemkab Karawang Mulai Tata Jaringan Kabel Udara yang Semrawut di Kawasan Perkotaan Doc: antara foto
Ket. Jaringan kabel semrawut di kawasan perkotaan Kabupaten Karawang, Jabar.

KARAWANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat (Jabar), mulai melakukan penataan atau penertiban jaringan kabel udara di lima ruas jalan wilayah perkotaan Karawang.

"Saat ini sudah mulai penataan," kata Bupati Karawang Aep Syaepuloh dalam keterangannya di Karawang, Kamis (13/8).

Untuk sementara ini, kata dia, penataan jaringan kabel udara dilaksanakan di lima ruas jalan wilayah perkotaan antara lain di Jalan Tuparev I, Jalan Tuparev II, Jalan Ahmad Yani, Jalan Arif Rahman Hakim, serta jalan di wilayah Kertabumi.

Dalam penataan jaringan kabel udara tersebut, lanjutnya, petugas melakukan pemotongan yang kemudian dirapikan ke bawah tanah, sehingga jaringan kabel tersebut tidak memerlukan tiang penyangga.

Ia menyebutkan pelaksanaan penurunan kabel udara ini akan dikerjakan selama tiga hingga empat bulan ke depan, sehingga nanti di ruas jalan yang kini tengah ditata, tidak akan lagi kabel udara, semuanya berada di bawah tanah.

"Kami dari Pemkab Karawang terus melakukan penataan daera, agar Karawang kita cintai ini semakin rapi dan tertata," kata Bupati Aep Syaepuloh.

Selain di wilayah perkotaan Karawang, Pemkab Karawang juga akan melakukan penataan jaringan kabel udara di titik lain, termasuk di wilayah Cikampek dan Rengasdengklok.

Penataan jaringan kabel udara ini dilakukan agar kabel-kabel udara yang semrawut merusak pemandangan bisa lebih tertata rapi.

Untuk pengerjaan penataan jaringan kabel udara tersebut, kata dia, digarap oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel).

Pemkab Karawang sebelumnya telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Apjatel terkait dengan penataan jaringan kabel udara di wilayah perkotaan Karawang.

Penataan jaringan kabel udara tersebutdilakukan untuk mengatasi kondisi kabel udara yang selama ini semrawut dan mengganggu estetika kota.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka   

Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka  

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.