Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Azhari Cage Fasilitasi Pemulangan Warga Langsa Korban Dugaan TPPO dari Kamboja

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 14:25 WIB | Oleh:
Azhari Cage Fasilitasi Pemulangan Warga Langsa Korban Dugaan TPPO dari Kamboja Doc: Antara Foto
Ket. Anggota DPD RI asal Aceh (kiri) saat menemui korban scammer di Kamboja, di Jakarta, Senin (10/8/2026).

Anggota DPD RI asal Aceh, Azhari Cage membantu memulangkan warga asal Kota Langsa, Aceh Sukardi yang menjadi korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja.
 
"Sukardi menjadi korban scammer sudah delapan bulan di Kamboja dan bekerja selama empat bulan tanpa dibayar hingga akhirnya melarikan diri menjumpai KBRI Phnom Penh," kata Azhari Cage, di Banda Aceh, Selasa.

Sebelumnya, Sukardi berangkat dari Langsa sejak Desember 2025. Awalnya pemberi kerja menjanjikan pekerjaan pangkas rambut di Selangor, tapi malah diterbangkan menuju Phnom Phen, Kamboja dan dipekerjakan sebagai scammer (penipu).

Ia mengatakan, setelah berhasil melarikan diri Sukardi kemudian diamankan dan ditampung oleh KBRI Phnom Penh sejak Mei 2026, sembari menunggu proses pemulangan.

"Saya dihubungi oleh saudara Sukardi untuk meminta bantu agar dipulangkan ke Aceh dari Kamboja," ujarnya.

Setelah menerima laporan, dirinya mengkonfirmasi staf KBRI Kamboja Dadang Hidayat guna memastikan apakah benar ada warga Langsa yang bernama Sukardi yang lagi ditampung di penampungan KBRI. 

"Setelah Pak Dadang cek, ternyata ada, lalu kita minta untuk diurus segala administrasi dan dibelikan tiket untuk kembali ke Indonesia, yang biayanya kita tanggung dan kita transfer sepenuhnya," katanya.

Selanjutnya pada Senin (10/8), korban diterbangkan ke Jakarta dengan air Asia QZ-475 dan tiba pukul 19.10 WIB. 

"Lalu, singgah di kantor Perwakilan Aceh di Jakarta sembari menunggu keberangkatan ke Aceh hari ini menggunakan bus, seluruh biaya kita tanggung," ujarnya.

Dalam kesempatan ini, dirinya mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima tawaran pekerjaan ke keluar negeri, terutama melalui jalur yang tidak resmi.

"Saya ingin mengingatkan masyarakat Aceh agar berhati-hati bila ada WA, Facebook yang menjanjikan pekerjaan agar tidak menjadi korban seperti saudara Sukardi," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
IQAir: Kualitas Udara Jakar...
Ekonomi
Rupiah Rawan Tertekan - 29 ...
Olahraga
Tim Eropa Kembali Juara Lav...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.