Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Putus 2 Tahun! Jembatan Wariori 240 Meter di Papua Barat Akhirnya Dibangun Lagi

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 14:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Putus 2 Tahun! Jembatan Wariori 240 Meter di Papua Barat Akhirnya Dibangun Lagi Doc: istimewa
Ket. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan Jembatan Wariori di Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Papua Barat

Pembangunan Jembatan Wariori Dipercepat, Buka Kembali Konektivitas di Papua Barat

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pembangunan Jembatan Wariori di Distrik Masni, Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Infrastruktur yang berada di jalur Trans Papua ini menjadi tumpuan konektivitas masyarakat sekaligus akses penting menuju wilayah Papua Barat dan sekitarnya.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan pembangunan yang dilakukan menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan konektivitas masyarakat di Papua Barat segera pulih.

"Kementerian PU berkomitmen untuk mempercepat penanganan infrastruktur yang terdampak bencana agar konektivitas masyarakat dapat segera pulih. Infrastruktur yang kembali berfungsi akan menjadi penopang pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah terdampak,” kata Menteri Dody di Jakarta, Kamis (13/8).

Melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Papua Barat dan Papua Barat Daya, Kementerian PU melakukan penggantian jembatan yang melintasi Sungai Wariori tersebut dengan panjang mencapai 240 meter dan lebar 9 meter. Hingga minggu ke-2 Agustus 2026, progres fisik pembangunan telah mencapai 59,04 persen.

Jembatan ini dirancang memiliki tiga bentang dengan konfigurasi masing-masing 80 meter. Struktur atas menggunakan rangka baja, sedangkan struktur bawah ditopang fondasi tiang bor berdiameter 800 milimeter.

Sebelumnya, Jembatan Wariori mengalami kerusakan setelah diterjang banjir pada Mei 2024 lalu. Pembangunan jembatan ini menjadi langkah penting untuk memperkuat kembali konektivitas di kawasan Trans Papua. Pasalnya, Jembatan Wariori merupakan satu-satunya akses menuju Distrik Sidey, Kabupaten Manokwari, sekaligus jalur penghubung menuju Kabupaten Tambrauw dan Sorong.

Jembatan Wariori memiliki peran penting terhadap mobilitas warga terutama untuk mendukung aktivitas ekonomi. Oleh karena itu, pembangunan Jembatan Wariori yang baru diharapkan mampu memberikan akses yang lebih aman dan andal bagi masyarakat. 

Pembangunan Jembatan Wariori ini merupakan wujud komitmen Kementerian PU melalui Visi PU608 dalam menghadirkan infrastruktur yang andal, tangguh terhadap bencana, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Papua Barat melalui konektivitas yang berkelanjutan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

DPR Resmi Bentuk Panja RUU Pemilu

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
DPR Resmi Bentuk Panja RUU ...
Advertisement
Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

Pendaftaran Lowongan Pegawai KAI Hanya Lewat Situs Resmi & Gratis, Pencari Kerja Diminta Waspadai Penipuan

29 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.