Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pangdam XXI/Radin Inten Ingatkan Mahasiswa Baru Unila Waspadai Berita Bohong.

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 14:32 WIB | Oleh:
Pangdam XXI/Radin Inten Ingatkan Mahasiswa Baru Unila Waspadai Berita Bohong. Doc: Antara Foto
Ket. Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi saat memberikan pembekalan bertajuk “Bela Negara Zaman Now” dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unila 2026 di Gedung Serba Guna Unila, Bandarlampung, Selasa (11/8/2026).

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengingatkan mahasiswa baru Universitas Lampung (Unila) agar tidak mudah terpengaruh informasi berita bohong yang beredar di ruang digital.

"Kemampuan memilah informasi kini menjadi bagian dari aktualisasi bela negara. Sebab, perkembangan teknologi membuat ruang digital menjadi salah satu ruang yang dapat mempengaruhi kondisi sosial dan ketahanan bangsa," kata dia dalam keterangan yang diterima di Bandarlampung, Lampung, Kamis.

Kristomei memberikan pembekalan bertajuk "Bela Negara Zaman Now" dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unila 2026 di Gedung Serba Guna Unila, Bandarlampung, Selasa (11/8).

Pembekalan itu diikuti 9.450 mahasiswa baru. Sebanyak 4.000 mahasiswa mengikuti kegiatan secara tatap muka, sementara 5.450 mahasiswa lainnya mengikuti secara daring.

Kristomei mengatakan pemahaman mengenai bela negara harus menyesuaikan perkembangan zaman. Bela negara, menurut dia, tidak lagi hanya dikaitkan dengan senjata, tentara maupun peperangan secara fisik.

"Bela negara zaman sekarang bukan lagi semata-mata tentang senapan dan tank. Medan perjuangan telah berubah. Perang informasi kini berada dalam genggaman kita melalui telepon seluler," ujarnya.

Ia mengatakan mahasiswa perlu memiliki sikap kritis ketika menerima informasi. Informasi yang ramai diperbincangkan di media sosial tidak boleh langsung dipercaya ataupun disebarluaskan tanpa melalui proses pemeriksaan.

"Membaca secara menyeluruh, bertanya, memverifikasi sumber, dan memahami konteks informasi menjadi langkah yang perlu dilakukan agar masyarakat tidak terjebak hoaks dan disinformasi," ucapnya.

Selain persoalan ruang digital, Kristomei mengingatkan mahasiswa mengenai lima nilai dasar bela negara. Nilai tersebut meliputi cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila, rela berkorban serta memiliki kemampuan awal bela negara.

Menurut dia, penerapan nilai-nilai tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab anggota TNI atau aparat negara. Setiap warga negara dapat menjalankan bela negara sesuai profesi dan keahliannya.

"Apa pun pekerjaan dan keahlian kita, selama memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara, itu merupakan bagian dari bela negara," kata Kristomei.

Oleh karena itu, mahasiswa didorong menggunakan perkembangan teknologi untuk menghasilkan sesuatu yang bermanfaat.

Ruang digital tidak seharusnya hanya menjadi tempat menerima informasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk berkarya, menyampaikan gagasan, membangun komunikasi, dan memperkuat persatuan.

Pembekalan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru bahwa kontribusi terhadap bangsa dapat dimulai dari aktivitas sederhana, termasuk bagaimana bersikap dan bertanggung jawab ketika berada di ruang digital.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Megapolitan
Tol Kataraja Perkuat Koneks...
Megapolitan
Warga Perlu Diedukasi Hadap...
Luar Negeri
Trump Ancam Bombardier Kana...
Advertisement
Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

Kapal Jurnalis Hilang Kontak di Sekitar Anak Krakatau, Pemilik Ungkap Kondisi Sebelum Berangkat

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.