Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Diminta Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik

📅 Kamis, 18 Jun 2026, 00:32 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pemerintah Diminta Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik Doc: istimewa

Reformasi Birokrasi I DPR Dorong Pengawasan Ketat Program Prioritas

Ombudsman menilai masih lemahnya pengawasan internal di sejumlah instansi menjadi salah satu penyebab rendahnya kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Jakarta – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menilai persoalan kenaikan harga kebutuhan pokok tidak dapat dipandang semata-mata sebagai masalah ekonomi.

Fluktuasi harga juga berkaitan erat dengan kualitas pelayanan publik, efektivitas pengawasan pemerintah, serta pemenuhan hak masyarakat terhadap kebutuhan dasar.

Anggota Ombudsman, Partono, mengatakan masih lemahnya pengawasan internal di berbagai instansi pemerintah menjadi salah satu penyebab rendahnya kualitas pelayanan publik.

Kondisi tersebut, menurut dia, diperparah oleh paradigma sebagian penyelenggara layanan yang masih menempatkan diri sebagai pihak yang ingin dilayani, bukan melayani masyarakat.

“Ini diperparah dengan sikap dan paradigma dari sebagian besar perilaku penyelenggara pelayanan publik yang memosisikan diri sebagai pihak yang ingin dilayani dan bukan melayani,” kata Partono, sebagaimana diberitakan Antara di Jakarta, Rabu (17/6).

Temuan tersebut sejalan dengan hasil survei harga bahan pokok yang dilakukan Ombudsman pada Mei 2026 di sejumlah pasar tradisional di DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Barat.

Survei dilakukan di tengah kenaikan harga BBM non-subsidi dan jelang Hari Raya Idul Adha.

Anggota Ombudsman Abdul Ghoffar menjelaskan survei tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan Ombudsman terhadap sektor perdagangan dan pelayanan publik.

“Survei dilakukan Ombudsman sebagai wujud pelaksanaan tugas fungsinya terutama di sektor perdagangan,” ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, pemerintah dinilai perlu memperkuat koordinasi antara Kementerian Perdagangan, pemerintah daerah, serta lembaga pengawas untuk memastikan distribusi kebutuhan pokok berjalan lancar dan harga tetap terkendali.

Selain itu, penguatan sistem pemantauan harga secara real time dan transparan juga penting agar potensi gejolak harga dapat diantisipasi lebih cepat.

Menurut Partono, perbaikan pelayanan publik harus menjadi bagian dari strategi menjaga kesejahteraan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...

Kkorban Gempa NTT Bertambah Jadi 71 Orang

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kkorban Gempa NTT Bertambah...
Daerah
Mahasiswa di Malang Tewas D...
Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

Menteri Ekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community Jadi Ruang Kolaborasi Global

19 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.