Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Khawatir! BI Pastikan Uang Digital Tidak Akan Gantikan Uang Kartal

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 00:04 WIB | Oleh:
Jangan Khawatir! BI Pastikan Uang Digital Tidak Akan Gantikan Uang Kartal Doc: Antara foto
Ket. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Ricky Perdana Gozali dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, di Jakarta, Rabu (19/8).

JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Ricky Perdana Gozali memastikan uang digital tidak akan menggantikan uang kartal, melainkan keduanya saling melengkapi sebagai alat pembayaran yang sah.

"Bahwa digital dan kartal, uang rupiah secara fisiknya atau secara perekonomian tidak saling mengganti, bukan merupakan pengganti tetapi merupakan pelengkap," kata Ricky dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, digitalisasi dan penggunaan rupiah secara fisik akan terus dikembangkan secara bersamaan guna memberikan pilihan kepada masyarakat dalam melakukan transaksi.

Ricky melanjutkan, penggunaan rupiah secara fisik atau kartal masih terus berkembang meski pertumbuhannya cenderung melandai seiring dengan masifnya digitalisasi transaksi. Di sisi lain, transaksi digital juga terus berkembang signifikan sejalan dengan meningkatnya penggunaan instrumen pembayaran digital oleh masyarakat.

"Oleh sebab itu, tentunya bagaimana kita untuk tetap memberikan pemahaman mengenai uang ini, uang rupiah, terhadap semua masyarakat untuk akhirnya bisa mendukung nanti perkembangan dari digitalisasi," katanya pula.

Maka, dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai rupiah di tengah perkembangan digitalisasi, BI terus menjalankan kampanye 'Cinta, Bangga, Paham Rupiah'.

"Dengan Bangga Rupiah, kita mengetahui bahwa rupiah itu adalah simbol kedaulatan, alat pembayaran yang sah, dan pemersatu bangsa. Sementara untuk Paham Rupiah kita akan sampaikan bahwa belanja bijak, rupiah itu untuk dipakai dengan bijak, paham bertransaksi, dan untuk berhemat," ujarnya pula.

ABank Indonesia (BI) mencatat volume transaksi digital mencapai 5,50 miliar transaksi atau tumbuh 28,69 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Juli 2026.

Secara rinci, volume transaksi melalui internet dan aplikasi mobile masing-masing tumbuh 9,39 persen (yoy) dan 24,25 persen (yoy).

Transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terus tumbuh tinggi mencapai 82,42 persen (yoy). Hal ini didukung adanya peningkatan jumlah pengguna dan merchant.

Dari sisi infrastruktur, volume transaksi ritel melalui BI-FAST mencapai 546 juta transaksi atau tumbuh 31,62 persen (yoy) dengan nilai transaksi mencapai Rp1.355 triliun.

Sementara itu, volume transaksi nilai besar melalui BI-RTGS tercatat sebanyak 0,99 juta transaksi atau tumbuh 3,12 persen (yoy), dengan nominal transaksi BI-RTGS tumbuh 1,54 persen (yoy) mencapai Rp20.097 triliun.

Adapun dari sisi pengelolaan uang rupiah, uang kartal yang diedarkan (UYD) tumbuh 15,10 persen (yoy) menjadi Rp1.314 triliun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Jelarang, Satwa Langka Terlihat di Kabel Listrik

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Jelarang, Satwa Langka Terl...

Pembangunan Bendungan Jenelata

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Pembangunan Bendungan Jenelata
Nasional
Perkuat Penjangkauan SR dan...
Daerah
Percepatan Pemulihan Irigas...
Olahraga
Gagal Finis di GP Bahrain, ...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.