Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNI Bergerak Cepat! Kelompok Bersenjata yang Menyandera Warga Sipil di Jila Kini Diburu

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 00:01 WIB | Oleh:
TNI Bergerak Cepat! Kelompok Bersenjata yang Menyandera Warga Sipil di Jila Kini Diburu Doc: Antara foto
Ket. Komandan Kodim 1710/Mimika Letkol Infanteri Jozanda memberikan keterangan di Timika, Rabu (19/8).

TIMIKA - Komandan Kodim 1710/Mimika Letnan Kolonel Infanteri Jozanda mengatakan prajurit TNI melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata yang menyandera atau membawa paksa sembilan orang perempuan di Distrik/Kecamatan Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (17/8).

Jozanda ketika dikonfirmasi di Timika, Rabu malam, mengatakan TNI langsung merespons dengan mengirim personel untuk melakukan pengejaran terhadap kelompok bersenjata itu setelah menerima laporan soal penyanderaan warga sipil.

"Jangan khawatir, kita sudah melakukan pengejaran terhadap para pelaku. Semoga para prajurit yang melakukan pengejaran ini juga diberikan kemudahan sehingga segera menemukan dan menyelamatkan anak-anak kita ini," ujarnya.

Dandim mengecam tindakan kelompok tersebut dan menyatakan bahwa tindakan yang dilakukan kelompok bersenjata itu adalah tindakan yang keji dan tidak manusiawi.

"Kalau bahasa saya itu pembawaan paksa, jadi dipaksa dibawa. Danramil Jila menerima laporan dari masyarakat setempat, ada beberapa warga yang dipaksa dibawa, ada anak kelas III SD, kelas IV SD, kelas VI SD, ada yang umur 18 tahun tiga orang, dan satu orang berumur 17 tahun sedang dalam kondisi hamil muda," ujarnya.

Ia menjelaskan saat para korban ini dibawa paksa, dua orang perempuan yang notabene ibu para korban menolak agar anak-anak tersebut tidak dibawa paksa oleh kelompok tersebut.

"Ibu itu menolak anaknya dibawa paksa dan akhirnya ibu itu ditembak hingga meninggal ditempat. Kemudian seorang ibu lainnya yang juga menolak anaknya dibawa paksa, dibuang ke jurang dan mengalami patah tulang kaki," ujarnya.

Ibu yang meninggal ditembak itu diketahui bernama Neregingget Magai (48), sedangkan ibu yang mengalami patah tulang kaki setelah didorong masuk ke jurang bernama Inkolung Aim.

"Yang ditembak itu langsung meninggal dunia dan sore itu juga jenazahnya langsung dikremasi. Yang patah tulang ini masih hidup, sekarang sedang menjalani perawatan di Jila. Saya juga belum dapatkan info usianya berapa," ujarnya

Saat ini, kata Dandim, suasana di Distrik Jila sudah berangsur kondusif, namun akses transportasi penerbangan belum bisa masuk ke wilayah itu.

Peristiwa penyanderaan terhadap anak-anak, ibu hamil dan para gadis remaja ini terjadi pada Senin (17/8)

Berdasarkan informasi dari masyarakat, jumlah anggota kelompok bersenjata yang membawa paksa sembilan orang warga sipil itu sebanyak 15 orang.

"Untuk kelompok ini dari mana, kami sedang melakukan investigasi. Nanti saya informasikan lagi. Dan lebih penting, ini kelompok baru karena bahasanya berbeda dengan masyarakat di sana," ujarnya

Adapun nama-nama sembilan warga sipil yang disandera kelompok bersenjata, yakni Nemerina Wamang (17) sedang dalam kondisi hamil muda, Alin Mesawarol (kelas VI SD), Nopi Aim (kelas IV SD), Opinte Meswaro (kelas III SD), Yonita Senawatme (18), Meria Nibilingame (15), Wena Katagame (18),Ilimin Onawame (18), dan Miante Nibilingame (13).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.