Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Selama Hari Raya Karo, TNBTS Tutup Jalur Pendakian Gunung Semeru di 7-18 Agustus 2026

📅 Sabtu, 04 Jul 2026, 21:17 WIB | Oleh:
Selama Hari Raya Karo, TNBTS Tutup Jalur Pendakian Gunung Semeru di 7-18 Agustus 2026 Doc: ANTARA/HO-PVMBG/pri
Ket. Gunung Semeru di Jawa Timur.

MALANG -- Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup jalur pendakian Gunung Semeru di Jawa Timur pada 7-18 Agustus 2026 untuk menghormati pelaksanaan Hari Raya Karo.

"Jalur pendakian di Gunung Semeru ditutup sementara waktu, yakni mulai Jumat (7/8) sampai dengan Selasa (18/8), penutupan dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap pelaksanaan Hari Raya Karo 2026," kata Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahjah Nugraha di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis.

Informasi mengenai penutupan jalur pendakian Semeru tertuang di dalam Surat Pengumuman Nomor PG.16/T.8/TU/HMS.01.08/B/07/2026 yang diterbitkan oleh Balai Besar TNBTS, pada Rabu (1/7).

Surat dari TNBTS  menindaklanjuti terbitnya surat permohonan tentang penutupan sementara jalur pendakian di Gunung Semeru dalam rangka pelaksanaan Hari Raya Karo 2026, yang diterbitkan oleh Pemerintah Desa Ranupani, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur dengan Nomor 400.10.2/130/427.92.12/2026, pada Rabu (24/6).

Rudi menyampaikan, dengan pemberlakuan penutupan itu aktivitas pendakian paling terakhir dapat Kamis (6/8) dan para pendaki diwajibkan kembali atau turun dari Semeru paling lambat pada 7 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB.

Sedangkan, Balai Besar TNBTS akan kembali membuka area pendakian Gunung Semeru pada Rabu (19/8).

Proses pendaftaran pendakian gunung dengan tinggi 3.676 meter di atas permukaan laut (mdpl) dapat dilakukan dengan cara mengakses laman bromotenggersemeru.id.

Khusus bagi pendaki terdampak erupsi pada 2025 dan telah memilih waktu pendakian tetapi bertepatan dengan masa penutupan saat Hari Raya Karo, maka diberikan kesempatan untuk melakukan penjadwalan ulang ke tanggal lain.

Mekanisme penjadwalan ulang akan diinformasikan lebih lanjut melalui nomor WhatsApp ketua rombongan yang terdaftar pada saat pemesanan tiket pendakian.

"Kepada masyarakat, pengunjung, pelaku jasa wisata, dan pihak-pihak terkait untuk memperhatikan penutupan ini dan melaksanakannya dengan penuh tanggungjawab," tuturnya.

Meski Semeru ditutup, namun pihak balai besar tetap membuka kegiatan wisata dan berkemah yang berada di kawasan Ranu Regulo selama pelaksanaan Hari Raya Karo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
PM Moldova Mundur Usai Belu...
Rona
Tapir: Hewan Kuno yang Suks...
Di Balik Panen Melimpah Badui, Ada Warisan Bertani yang Terjaga Lintas Generasi

Di Balik Panen Melimpah Badui, Ada Warisan Bertani yang Terjaga Lintas Generasi

04 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.