Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TNI AD Bergerak Cepat! Terjunkan Kapal untuk Bawa Logistik Bantuan Menuju NTT

📅 Kamis, 20 Agu 2026, 00:03 WIB | Oleh:
TNI AD Bergerak Cepat! Terjunkan Kapal untuk Bawa Logistik Bantuan Menuju NTT Doc: Antara foto
Ket. Personel TNI AD membawa tandon air ke dalam Kapal ADRI-XCII BM di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (19/8).

JAKARTA - TNI Angkatan Darat mengerahkan Kapal ADRI-XCII BM yang dilengkapi fasilitas rumah sakit untuk mengantar logistik bantuan ke wilayah terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur, Rabu.

Pengerahan kapal itu merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam menolong warga yang menjadi korban gempa.

Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan kapal tersebut berangkat dari Dermaga Markas Satuan Angkatan Perairan (Satangair) Pusat Pembekalan Angkutan Angkatan Darat, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Kapal tersebut membawa ragam logistik berupa pakaian, obat-obatan, makanan, dan kebutuhan hidup lainnya.

"Kita juga kirim lima truk dan dua ambulans untuk kebutuhan di sana," kata Maruli saat ditemui di Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Tercatat ada 70 ton logistik bahan pangan yang dikirim TNI AD menggunakan kapal tersebut. Bahan-bahan pangan itu terdiri dari beras, gula, minyak, mie instan, susu bayi, bubur bayi, air minum, dan ransum tempur.

Selain itu, TNI AD juga mengirim 100 tandon air berkapasitas 1.100 liter, 13 genset, 30 tenda serbaguna, dan 900 set velbed (tempat tidur lipat).

Selain kebutuhan pangan, TNI AD juga menyediakan tim medis berikut layanan rumah sakit gratis di dalam kapal. Bantuan layanan kesehatan itu akan disiagakan saat kapal bersandar di NTT selama 20 hari.

"Di kapal ada fasilitas rumah sakit dan ada dua dokter beserta delapan tenaga medis. Kalau nanti mereka memang memerlukan perawatan di kapal, kami akan lakukan," jelas Maruli.

Maruli menambahkan kapal pengangkut logistik itu dijadwalkan sampai di NTT dalam kurun waktu tiga hari ke depan.

Dengan adanya ragam bantuan ini, Maruli berharap kebutuhan sandang, pangan dan papan para korban gempa bisa terpenuhi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.