Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Melemah di Tengah Investor 'Wait and See' terhadap BI-Rate dan Rilis MSCI

📅 Kamis, 18 Jun 2026, 10:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Melemah di Tengah Investor 'Wait and See' terhadap BI-Rate dan Rilis MSCI Doc: ANTARA

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (18/6) bergerak melemah di tengah pelaku pasar bersikap wait and see terhadap kebijakan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) dan pengumuman dari penyedia indeks global MSCI.

IHSG dibuka melemah 28,85 poin atau 0,46 persen ke posisi 6.191,89. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 5,28 poin atau 0,84 persen ke posisi 619,95.

“Diperkirakan IHSG bergerak sideways cenderung melemah pada kisaran 6.100-6.350,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.

Dari dalam negeri, investor cenderung bersikap hati-hati menjelang adanya banyak agenda ke depan, yaitu menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada Kamis (18/6) hari ini.

Selain itu, investor juga menantikan pengumuman MSCI Global Market Accessibility Review pada Jumat (19/6), rebalancing indeks FTSE ada Jumat (19/6), serta MSCI Annual Market Classification Review pada Rabu (24/6) pekan depan.

Dari mancanegara, sesuai ekspektasi pasar, bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed mempertahankan suku bunga acuannya tetap di level 3,5-3,75 persen. Namun sejumlah pejabat The Fed memperkirakan suku bunga akan meningkat pada 2026.

Perkiraan median suku bunga saat ini berada di level 3,8 persen untuk akhir tahun, meningkat dari 3,4 persen pada proyeksi Maret 2026, yang menunjukkan bahwa komite tersebut melihat setidaknya satu kenaikan suku bunga sebagai hal yang diperlukan pada tahun 2026.

Di sisi lain, yang membuat ketidakpastian meningkat yaitu Chairman The Fed Kevin Warsh menyatakan abstein dari proyeksi tersebut, meskipun dalam komentarnya lebih cenderung mengedepankan kestabilan harga, sehingga mengindikasikan The Fed akan lebih hawkish.

Hal tersebut direspon pasar dengan kenaikan tajam imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 2 tahun sebesar 16 bps ke level 4,216 persen.

Sementara itu, inflasi di Inggris tetap di level 2,8 persen (yoy) pada Mei 2026 dan di bawah estimasi 3 persen (yoy). Sehingga memperkuat ekspektasi bahwa Bank of England (BoE) masih akan mempertahankan suku bunga tetap pada level 3,75 persen.

Pada perdagangan Rabu (17/06) kemarin, bursa saham Eropa kompak menguat, diantaranya Euro Stoxx 50 menguat 0,80 persen, indeks FTSE 100 Inggris menguat 0,14 persen, indeks DAX Jerman menguat 0,10 persen, serta indeks CAC 40 Prancis menguat 0,20 persen.

Sementara itu, bursa AS Wall Street kompak melemah pada Rabu (17/06), diantaranya Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 0,98 persen, indeks S&P 500 melemah 1,21 persen, dan indeks Nasdaq Composite melemah 0,99 persen.

Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei menguat 1,38 persen ke 70.869,00, indeks Shanghai melemah 0,31 persen ke 4.094,31, indeks Hang Seng melemah 1,78 persen ke 23.827900, dan indeks Strait Times menguat 0,14 persen ke 5.184,78.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.