Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Garut Bantu Petani Manfaatkan Kotoran Maggot Jadi Pupuk Organik

📅 Minggu, 14 Jun 2026, 15:35 WIB | Oleh:
Polres Garut Bantu Petani Manfaatkan Kotoran Maggot Jadi Pupuk Organik Doc: antara foto
Ket. Bantu petani di Garut dengan kembangkan kotoran Maggot untuk pupuk organik.

GARUT - Kepolisian Resor (Polres) Garut melakukan inovasi memanfaatkan kotoran maggot menjadi pupuk organik yang dapat diaplikasikan pada tanaman jagung dalam rangka mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Garut, Jawa Barat.

"Polres Garut tidak hanya berupaya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga mendorong penerapan konsep ekonomi sirkular dan pertanian ramah lingkungan," kata Kepala Bagian SDM Polres Garut Kompol Eka Anggriana di Garut, Minggu (14/6).

Ia menuturkan, Polres Garut selama ini terus menunjukkan komitmennya mendukung program ketahanan pangan melalui berbagai inovasi di bidang pertanian.

Salah satunya, lanjut dia, inovasi pemanfaatan kotoran maggot atau bekas maggot (kasgot) sebagai pupuk organik ramah lingkungan untuk tanaman jagung yang saat ini sudah diaplikasikan di lahan Agro, Kecamatan Wanaraja.

"Selain ramah lingkungan, pupuk ini juga menjadi solusi pemanfaatan limbah budidaya maggot yang bernilai ekonomis," katanya.

Ia menyampaikan, budidaya maggot sudah dilaksanakan di lingkungan Polres Garut maupun Polsek Wanaraja untuk dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan perikanan, sekaligus menghasilkan pupuk organik berkualitas untuk menyuburkan tanaman pangan.

Pupuk tersebut, kata dia, hasil pengolahan limbah budidaya maggot yang berasal dari kotoran dan sisa media pemeliharaan maggot dengan proses pembuatannya dihaluskan dan disaring hingga menghasilkan pupuk organik yang siap diaplikasikan pada lahan pertanian.

"Pupuk kasgot ini memiliki banyak manfaat karena kaya akan unsur hara, asam amino, dan mikroba pengurai yang sangat baik untuk mendukung pertumbuhan tanaman, khususnya jagung," katanya.

Ia berharap pengolahan pupuk organik dari maggot itu dapat menjadi contoh bagi masyarakat dan kelompok tani dalam mengembangkan pertanian yang lebih produktif, berkelanjutan, dan bernilai ekonomi.

Ia juga berharap kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian dan ketahanan pangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.