Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Personal Branding Bukan Pencitraan, Buku Baru Ini Tawarkan Pendekatan yang Lebih Autentik

📅 Senin, 08 Jun 2026, 17:23 WIB | Oleh:
Personal Branding Bukan Pencitraan, Buku Baru Ini Tawarkan Pendekatan yang Lebih Autentik Doc: Penerbit Buku Kompas
Ket. Erwin Parengkuan (tengah) dalam peluncur buku Your Brand, Your Story, di Jakarta pada hari Sabtu (6/6). Melalui buku ini ia mengajak pembaca membangun personal branding autentik melalui storytelling berbasis neurosains, nilai diri, dan pengalaman hidup.

JAKARTA — Penerbit Buku Kompas (PBK) resmi meluncurkan buku Your Brand, Your Story karya Erwin Parengkuan dalam sebuah acara yang digelar di Gramedia Jalma, Jakarta, Sabtu (6/6/2026). Peluncuran buku ini menjadi ruang diskusi dan refleksi mengenai pentingnya membangun personal branding yang autentik melalui pendekatan storytelling berbasis neurosains.

Acara tersebut mempertemukan penulis dengan publik untuk membahas gagasan mengenai personal branding yang tidak hanya berfokus pada pencitraan diri, tetapi juga pada upaya mengenali identitas, memahami nilai-nilai personal, serta membangun reputasi yang tumbuh secara alami dan relevan dengan perkembangan zaman.

Dalam buku Your Brand, Your Story, Erwin Parengkuan mengangkat pentingnya kesadaran individu terhadap potensi dan keunikan diri di tengah dunia yang semakin dinamis dan penuh ketidakpastian. Melalui pendekatan storytelling yang dipadukan dengan neurosains, buku ini menawarkan berbagai kerangka berpikir dan langkah praktis untuk membantu pembaca menemukan tujuan hidup, membangun reputasi, serta menjadi sosok yang diingat dalam bidang yang mereka tekuni.

Rangkaian peluncuran diawali dengan sesi pembukaan dan perkenalan narasumber yang dipandu oleh Innezdhe Ayang, Editor Penerbit Buku Kompas. Suasana acara semakin hidup melalui sesi interaktif bersama audiens sebelum memasuki prosesi peluncuran buku yang menandai diperkenalkannya karya tersebut kepada publik.

Pada sesi utama, Erwin Parengkuan membahas berbagai gagasan yang dituangkan dalam bukunya. Diskusi menyoroti pentingnya memahami cerita hidup sebagai bagian dari identitas diri, sekaligus bagaimana storytelling dapat digunakan untuk membangun koneksi emosional, kepercayaan, dan pengaruh yang berkelanjutan.

Selain itu, pembahasan juga mengulas tantangan yang dihadapi individu dalam mempertahankan keaslian diri di tengah perubahan dunia profesional dan sosial yang berlangsung begitu cepat. Menurut Erwin, kemampuan untuk tampil autentik tanpa kehilangan relevansi menjadi salah satu kunci penting dalam membangun personal branding yang kuat.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan mengemuka seputar pengembangan diri, komunikasi personal, hingga cara membangun citra diri yang berakar pada pengalaman dan nilai-nilai hidup, bukan sekadar pencitraan di ruang publik.

Acara kemudian ditutup dengan sesi penandatanganan buku dan ramah tamah antara penulis dan peserta. Momen tersebut menjadi kesempatan bagi pembaca untuk berdialog langsung dengan penulis sekaligus memperluas pertukaran gagasan mengenai pengembangan diri di era modern.

Melalui peluncuran buku ini, Penerbit Buku Kompas berharap masyarakat dapat memandang personal branding sebagai sebuah perjalanan memahami diri sekaligus sarana untuk menciptakan dampak yang lebih luas. Di tengah perubahan yang terus berlangsung, kemampuan mengenali nilai diri, membangun reputasi, dan menyampaikan cerita hidup secara bermakna dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan pengaruh yang relevan dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Cegah Rabies, 435 Kucing di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Perubahan Skor SPMB SMA/SMK Manusia Unggul Jalur Prestasi Non-Akademik Sesuai Data Riil.

Perubahan Skor SPMB SMA/SMK Manusia Unggul Jalur Prestasi Non-Akademik Sesuai Data Riil.

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.