Gelar IFI 2026, Kemenperin Kembangkan Inovasi Produk Antara Pangan Lokal
📅 Rabu, 17 Jun 2026, 15:45 WIB | Oleh: Tim RedaksiSementara itu, Direktur Industri Pangan, Furnitur, dan Bahan Bangunan Kemenperin, Afrizal Haris menjelaskan, kegiatan IFI telah diselenggarakan sejak tahun 2020 dan menjadi salah satu program unggulan pembinaan IKM pangan. Hingga saat ini, program tersebut telah diikuti lebih dari 2.000 IKM pangan dari seluruh Indonesia melalui kategori pengembangan produk akhir (end product) dan produk antara (intermediate product).
“Tahun 2026 menjadi momentum penting karena untuk pertama kalinya IFI secara khusus difokuskan pada pengembangan produk antara sebagai bagian dari upaya transformasi IKM pangan agar mampu masuk ke dalam rantai pasok industri yang lebih luas,” kata Afrizal.
Peserta yang lolos seleksi akan mengikuti dua tahapan pembinaan utama, yakni Food Camp yang mencakup pendampingan strategi bisnis, manajemen risiko, skema co-manufacturing, manajemen keuangan, strategi harga B2B, hingga keamanan pangan. Selanjutnya, peserta akan mengikuti program Food Business Scale-Up melalui coaching dan mentoring bersama akademisi, praktisi, serta pelaku usaha sukses untuk mempersiapkan mereka masuk ke dalam rantai pasok industri pangan yang lebih besar.
Melalui rangkaian pembinaan tersebut, Kemenperin optimistis akan lahir lebih banyak IKM pangan yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pasar, sekaligus mampu menghasilkan produk yang berkelanjutan dan bernilai tambah tinggi. Upaya ini juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan nasional berbasis sumber daya lokal serta meningkatkan daya saing industri pangan Indonesia di pasar global.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!