Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Manufaktur Nyaris Terseok-seok karena Harga Gas, Kemenperin: Kini Sudah Ada Jalan Keluar

📅 Selasa, 30 Jun 2026, 11:45 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Manufaktur Nyaris Terseok-seok karena Harga Gas, Kemenperin: Kini Sudah Ada Jalan Keluar Doc: istimewa
Ket. Juru Bicara Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Febri Hendri Antoni Arief menegaskan kepastian pasokan gas bumi dengan harga yang kompetitif merupakan urat nadi bagi keberlangsungan investasi dan produktivitas berbagai sektor industri kritis di Indonesia

JAKARTA-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dalam memfasilitasi pencarian solusi atas permasalahan pasokan gas untuk sektor industri nasional.

Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arief, menyampaikan bahwa inisiatif dan komitmen yang ditunjukkan oleh pimpinan DPR RI ini menjadi angin segar di tengah tantangan pemenuhan energi dan bahan baku yang tengah dihadapi oleh para pelaku manufaktur domestik.

"Kami sangat mengapresiasi perhatian mendalam dan langkah konkret dari Bapak Sufmi Dasco Ahmad selaku Wakil Ketua DPR RI. Fasilitasi yang beliau berikan untuk mempertemukan para pemangku kepentingan guna mencari jalan keluar masalah gas ini adalah angin segar yang sangat dibutuhkan industri di tengah tantangan berat dan kompleks saat ini," ujar Jubir di Jakarta, Senin (29/6).

Febri menambahkan bahwa kepastian pasokan gas bumi dengan harga yang kompetitif merupakan urat nadi bagi keberlangsungan investasi dan produktivitas berbagai sektor industri kritis di Indonesia.

Harapan Pelaku Industri: Alokasi Gas Industri Tertentu (AGIT) Harus Penuh

Dalam kesempatan yang sama, Kemenperin juga menyuarakan aspirasi dan harapan besar dari para pelaku industri nasional terkait implementasi kebijakan Alokasi Gas Industri Tertentu (AGIT). Febri menegaskan, sektor manufaktur sangat berharap agar kuota pasokan gas dapat dipenuhi secara utuh sesuai dengan apa yang telah menjadi keputusan resmi pemerintah.

Kemenperin menggarisbawahi poin-poin penting yang diharapkan oleh pelaku industri:

1. Penyaluran 100% Sesuai Regulasi: Pasokan gas bumi melalui skema AGIT harus dipenuhi sepenuhnya tanpa ada pemotongan (curtailment) di lapangan.

2. Tanpa Pengurangan Volume: Pelaku industri meminta agar volume yang sudah dialokasikan tidak dikurangi sepihak, karena hal tersebut langsung berdampak pada penurunan kapasitas produksi dan efisiensi pabrik.

3. Kepastian Operasional: Keandalan pasokan energi sangat menentukan daya saing produk lokal di pasar domestik maupun ekspor.

"Pelaku industri sangat berharap agar apa yang sudah diputuskan oleh pemerintah terkait AGIT dapat direalisasikan sepenuhnya di lapangan. Tidak boleh ada pemotongan atau pengurangan volume, karena setiap penurunan pasokan akan langsung mengoreksi produktivitas manufaktur kita," tegas Febri.

Kemenperin berkomitmen untuk terus mengawal hasil koordinasi ini bersama DPR RI dan kementerian/lembaga terkait, demi menjamin iklim usaha yang stabil, kondusif, dan berdaya saing tinggi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Gudang-gudang Milik Bulok Membuka Diri untuk Edukasi

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Gudang-gudang Milik Bulok M...

Perbanyak Pelatihan Seni dan Tari Guna Melestarikan Budaya

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perbanyak Pelatihan Seni da...

Link Jakarta- Budapest Diharapkan Memperkuat Kerja Sama

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Link Jakarta- Budapest Diha...

Putri Pariwisata Alami Tindakan Kriminalitas

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Putri Pariwisata Alami Tind...
Megapolitan
Cek Prosedur Guna Menelusur...
  • Perbanyak Pelatihan Seni dan Tari Guna Melestarikan Budaya
    Preview komentar:
    Keluhan QLola Bri 62821 7850 9155 Call Center Cs ...
    Live Chat Cs QLola Bri Call Center Cs QLola ...
  • Bekas Tambang Giok di Myanmar Longsor, Lima Orang Tewas, 15 Hilang
    Preview komentar:
    publikasi
    Customer Service Cs QLola Bri Call Center Cs QLola ...
  • Polda Metro Jaya Supervisi Kasus Penyekapan di Jakarta Pusat
    Preview komentar:
    Call Center Cs Bri QLola Call Center Cs QLola ...
Selasa, Layanan SIM Keliling Hadir di Lima Lokasi, Buka Pukul 08.00-14.00

Selasa, Layanan SIM Keliling Hadir di Lima Lokasi, Buka Pukul 08.00-14.00

30 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.