Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD Ponorogo Berhasil Evakuasi Remaja yang Terjatuh ke Sumur 25 Meter

📅 Senin, 08 Jun 2026, 07:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Ponorogo Berhasil Evakuasi Remaja yang Terjatuh ke Sumur 25 Meter Doc: ANTARA
Ket. Tim BPBD saat mengevakuasi seorang remaja yang terjatuh ke sumur sedalam sekitar 25 meter di Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Ponorogo, Minggu (7/6/2026).

PONOROGO – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mengevakuasi seorang remaja yang terjatuh ke sumur sedalam sekitar 25 meter di Dukuh Tenggang Krajan, Desa Ngrupit, Kecamatan Jenangan, Minggu (07/6) pagi.

Korban berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup dan langsung mendapatkan penanganan medis.

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan korban bernama Abimanyu (15) terjatuh saat membantu ayahnya membersihkan rumah lama milik keluarga yang sebelumnya dikontrakkan.

Peristiwa itu diketahui setelah korban tiba-tiba tidak terlihat saat kegiatan bersih-bersih berlangsung.

Keluarga dan warga kemudian melakukan pencarian di sekitar rumah sebelum akhirnya menemukan korban berada di dasar sumur yang masih berisi air.

"Laporan kami terima sekitar pukul 09.00 WIB. Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan berada di dasar sumur dengan kedalaman kurang lebih 25 meter," kata Masun.

Menerima laporan tersebut, BPBD Ponorogo langsung menerjunkan tim penyelamat ke lokasi.

Petugas melakukan proses evakuasi menggunakan metode vertical rescue karena kondisi sumur yang sempit dengan diameter kurang dari satu meter.

Menurut Masun, proses penyelamatan dilakukan secara hati-hati mengingat kedalaman sumur dan terbatasnya ruang gerak petugas di dalam sumur.

"Tim harus menurunkan personel ke dalam sumur untuk memasang perlengkapan pengaman sebelum korban dievakuasi ke permukaan," ujarnya.

Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam hingga korban berhasil diangkat ke atas dalam keadaan selamat.

Setelah itu, korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan lebih lanjut.

BPBD menduga insiden tersebut terjadi karena adanya sumur yang sedang dalam proses perbaikan di dalam rumah.

Kondisi bangunan yang telah lama dikontrakkan membuat pemilik tidak mengetahui perubahan pada bagian lantai maupun area sekitar sumur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Obligasi Bertenor 7 Tahun Agar Sehat

32 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Obligasi Bertenor 7 Tahun A...

Tangerang Gelar Pasar Murah Tiga Pekan

37 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Tangerang Gelar Pasar Murah...

Pemprov Terus Mempercepat Belanja

42 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Pemprov Terus Mempercepat B...
Luar Negeri
Yen Jepang Sentuh Level Ter...
Nasional
RUU Kepulauan Harus Perkuat...
Luar Negeri
AS Akan Berlakukan Tarif Ba...

Transisi Energi Butuh Reformasi Subsidi

47 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Transisi Energi Butuh Refor...
Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.