Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini Lewat Bank Sampah Sekolah

📅 Senin, 21 Sep 2026, 22:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini Lewat Bank Sampah Sekolah Doc: Antara
Ket. Penandatanganan MoU antara pihak Bank Sampah Kota dan Bank Sampah Sekolah se Kota Makassar di Makassar, Senin (21/09/2026).

Makassar - Pemerintah Kota Makassar menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini kepada para siswa sekolah melalui Bank Sampah Sekolah (BSS) yang operasionalnya akan kembali dioptimalkan pada sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan pembiasaan pengelolaan sampah bagi anak sekolah pada usia sejak dini cukup penting sebagai upaya jangka panjang untuk mengubah perilaku masyarakat.

"Kita ingin setiap murid ini sudah harus dan mampu menyimpan sampah-sampah sesuai dengan jenisnya," kata Munafri.

Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan penandatanganan MoU atau kerja sama antara Bank Sampah Kota dengan Bank Sampah Sekolah yang dihadiri sebanyak 464 kepala sekolah, terdiri atas 314 Kepala SD Negeri, 55 Kepala SMP Negeri, dan 95 Kepala SMP swasta di Makassar.

Dia mengatakan komitmen yang dibangun lewat MoU tersebut akan menjadi aturan dasar dalam mengawal perubahan kebiasaan siswa untuk memilah dan menyimpan sampah sesuai jenisnya, mulai dari organik, anorganik, maupun residu, saat mereka ada di rumah maupun sampah yang ditemukan di jalan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman memaparkan bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk membangun sinergi antara sekolah dengan bank sampah dalam pengelolaan sampah.

"Mou yang dilaksanakan menjadi bagian dari upaya memperkuat inovasi lingkungan di satuan pendidikan Kota Makassar," kata dia.

Sejumlah tujuannya seperti meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, membiasakan peserta didik melakukan pemilahan sampah sejak dini, mengurangi volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) hingga mendorong penerapan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan pengelolaan sampah.

Dia berharap penandatanganan kerja sama tersebut dapat membangun komitmen bersama antara pihak bank sampah dan sekolah, sebab diakui bahwa sekolah bisa menjadi tempat tumbuhnya budaya peduli lingkungan.

Ia menuturkan agar sinergi yang terjalin antara pihak sekolah dan berbagai instansi yang telah memberikan kontribusi dapat terus berjalan secara berkelanjutan.

Kepala SDN PAM Makassar Fahmawati Fachruddin menyambut baik kerjasama tersebut sebagai upaya memperkuat budaya pilah pada aktivitas sehari-hari siswa.

"MoU ini memang sangat dibutuhkan untuk membudayakan pilah sampah mulai dari dini pada anak-anak kita di sekolah," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Bandara Riyadh Kembali Dise...
Olahraga
MotoGP Mandalika 2026 Cetak...
Ekonomi
Pasar Cermati Defisit APBN ...
Nasional
Bisnis Makin Lintas Batas, ...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.