Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mendikdasmen Soroti Perbedaan Pendidikan Matematika Dasar di Luar Negeri dan RI, Minta Tekankan Asah Logika Anak

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 18:49 WIB | Oleh:
Mendikdasmen Soroti Perbedaan Pendidikan Matematika Dasar di Luar Negeri dan RI, Minta Tekankan Asah Logika Anak Doc: ANTARA/Sean Filo Muhamad
Ket. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti (tengah) di sela-sela kegiatan peluncuran Program Pencanangan Kolaborasi Multipihak untuk Penguatan Literasi dan Numerasi Nasional di Jakarta, Kamis (9/4).

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti meminta agar soal matematika di tingkat dasar seperti TK serta SD kelas satu dan dua untuk dibuat tidak terlalu kompleks untuk mengasah logika anak.

Dalam peluncuran program Pencanangan Kolaborasi Multipihak untuk Penguatan Literasi dan Numerasi Nasional di Jakarta, Kamis (9/4), Mendikdasmen menyoroti perbedaan pendidikan matematika dasar di Australia dan Indonesia, di mana di Negeri Kangguru umumnya pendidikan matematika untuk anak-anak masih berupa permainan untuk mengasah logika mereka.

Ia menyoroti adanya persoalan matematika yang kompleks di Indonesia, seperti perkalian dan pembagian yang sudah diajarkan sejak kelas dua SD, bahkan sejak TK.

"Padahal harusnya masa-masa awal itu yang penting ditekankan adalah logic-nya. Karena logic-nya, maka seringkali itu hanya bermain-main saja. Sementara di sini sudah ditekankan pada hitung-hitungan matematika sudah pakai rumus-rumus begitu, yang itu seharusnya tidak diberikan pada masa awal," kata  Abdul Mu'ti.

Abdul Mu'ti menilai pemberian soal matematika yang rumit sejak dini, tanpa memperhatikan logika anak yang belum siap bisa memberikan rasa takut terhadap matematika bagi anak.

"Dan kemudian kesulitan yang mereka hadapi ketika belajar matematika di masa awal itu akan terdampak terus dalam jenjang berikutnya. Sehingga ada yang bicara 'math' itu identik dengan 'dead', sehingga ada yang bilang matematika itu 'mati-matian'," ujarnya.

Oleh karena itu, Kemendikdasmen bersama sejumlah mitra kini menyelenggarakan Program Pencanangan Kolaborasi Multipihak untuk Penguatan Literasi dan Numerasi Nasional yang digelar di enam kabupaten/kota di Indonesia.

Program ini akan digelar dilaksanakan di empat provinsi yang mewakili keragaman wilayah Indonesia, yaitu Sumatera Utara (Kota Medan dan Kota Pematangsiantar), Jambi (Kabupaten Batang Hari), Jawa Tengah (Kabupaten Tegal), dan Nusa Tenggara Timur (Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ende).

Sebanyak lebih dari 500 sekolah dan 1.500 guru di satuan pendidikan dasar turut dilibatkan dalam kegiatan ini.

Dalam kegiatan ini, pendekatan pembelajaran mendalam akan dicoba untuk diimplementasikan dalam kegiatan belajar mengajar. Program ini diharapkan dapat menjadi percontohan untuk dapat direplikasi di institusi pendidikan lain di Indonesia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Harga Cabai Rawit Rp75.700/Kg, Telur Ayam Rp30.400/Kg

43 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp75.700/...
Daerah
Polres Lombok Tengah Tangan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.