Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Lamongan Luncurkan Salam-Q Genting, Donasi Cegah 'Stunting' Pakai QRIS

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 21:03 WIB | Oleh:
Bupati Lamongan Luncurkan Salam-Q Genting, Donasi Cegah 'Stunting' Pakai QRIS Doc: ANTARA/HO-Kominfo Lamongan
Ket. Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meluncurkan Program Salam-Q Genting berbasis QRIS pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional 2026 Lamongan, Jawa Timur, Kamis (6/8). Peluncuran sistem donasi berbasis QRIS tersebut untuk mendukung percepatan pencegahan stunting.

LAMONGAN, JAWA TIMUR - Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur meluncurkan sistem donasi berbasis QRIS untuk mendukung percepatan pencegahan stunting melalui Program Salam-Q Genting pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional dan Hari Anak Nasional 2026 di daerah itu.

Bupati Yuhronur Efendi mengatakan pembangunan ketahanan nasional berawal dari keluarga sehingga upaya pencegahan stunting menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing.

"Mari kita terus bergandeng tangan dan berkomitmen bersama untuk kesejahteraan serta kejayaan Lamongan yang berkelanjutan. Hari ini kami meluncurkan Salam-Q Genting untuk masyarakat," ujarnya usai peluncuran inovasi lanjutan dari Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Lamongan, Kamis (6/8).

Program Salam-Q Genting merupakan singkatan dari Sedekah Amal QRIS Lamongan untuk Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting.

Program tersebut memanfaatkan sistem pembayaran digital melalui QRIS agar masyarakat dapat menyalurkan donasi dengan lebih mudah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana Kabupaten Lamongan dr Aini Mas'idha menjelaskan bahwa sebelumnya bantuan dalam Program Genting disalurkan melalui mekanisme transfer.

Melalui QRIS, kata dia, donasi dapat dilakukan secara lebih praktis tanpa dibatasi nominal tertentu, sehingga diharapkan mampu memperluas partisipasi masyarakat dalam mendukung keluarga berisiko stunting.

"QRIS akan kami sebarluaskan sebagai bentuk keberlanjutan dan inovasi agar penyaluran bantuan kepada keluarga berisiko stunting dapat berlangsung lebih cepat dan mudah," katanya.

Pemkab Lamongan berharap digitalisasi donasi tersebut dapat memperkuat kolaborasi masyarakat, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya percepatan penurunan stunting di daerah itu. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Daerah
Disdagin Kota Bandung Doron...
Advertisement
PBB Laporkan Suhu Dunia Lampaui 1,5 Derajat Celsius, Risiko Bencana dan Ancaman Kesehatan Meningkat

PBB Laporkan Suhu Dunia Lampaui 1,5 Derajat Celsius, Risiko Bencana dan Ancaman Kesehatan Meningkat

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.