Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gelombang Panas Tanpa Henti di Brussels Picu Krisis Air

8 Kamis, 06 Agu 2026, 22:01 WIB | Oleh:
Gelombang Panas Tanpa Henti di Brussels Picu Krisis Air Gelombang Panas Tanpa Henti di Brussels Picu Krisis Air Doc: AFP/NICOLAS TUCAT

ISTANBUL - Otoritas ibu kota Belgia di Brussels, memperpanjang status waspada kekeringan level kuning menyusul terus menurunnya cadangan air tanah dan berlanjutnya cuaca kering di kawasan tersebut.

Keputusan itu diambil oleh satuan tugas kekeringan bersama perusahaan penyedia air Vivaqua, Otoritas Pelabuhan Brussels, dan Safe.brussels setelah mengevaluasi perkembangan kondisi terkini, menurut laporan penyiar VRT pada Kamis (6/8).

Berdasarkan indeks kekeringan Institut Meteorologi Kerajaan Belgia, kondisi di Wilayah Ibu Kota Brussels mengarah ke status kering. Sebagian besar wilayah Belgia juga mengalami kondisi mulai dari "kering" hingga "sangat kering".

Meskipun pasokan air minum masih dalam kondisi stabil, Vivaqua memperingatkan kekeringan berkepanjangan dan gelombang panas yang terjadi berturut-turut dapat semakin membebani ketersediaan sumber daya air.

Pemerintah pun mengimbau warga menghindari penggunaan air untuk keperluan yang tidak mendesak selama kekeringan masih berlangsung.

Aktivitas yang diminta untuk dibatasi meliputi mencuci mobil, mengisi kolam renang, membersihkan trotoar dan teras, serta menyiram rumput dan tanaman hias.

Kondisi kering yang berkepanjangan juga meningkatkan risiko kebakaran hutan.

Status risiko kebakaran hutan di wilayah Brussels masih berada pada level oranye atau sangat tinggi, sementara wilayah Flanders telah menerapkan status waspada kekeringan level oranye sejak pertengahan Juli.

Otoritas Pelabuhan Brussels menyatakan telah mengambil sejumlah langkah untuk menjaga ketinggian air di Kanal Brussels di tengah kondisi kering yang terus berlangsung.

Sementara itu, Badan Lingkungan Flanders (VMM) melaporkan muka air tanah di seluruh wilayah Flanders terus menurun setelah hampir satu bulan minim hujan.

Pengukuran pada Minggu (2/8) menunjukkan 81 persen titik pemantauan mencatat muka air tanah berada pada kategori rendah hingga sangat rendah untuk periode ini. Dari jumlah tersebut, 56 persen berada pada kategori sangat rendah dan 25 persen tergolong rendah.

VMM memperkirakan kondisi muka air tanah yang rendah hingga sangat rendah masih akan mendominasi selama satu bulan ke depan, terlepas dari perkembangan cuaca. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Olahraga
Peluang Besar bagi Bezzecch...
Luar Negeri
Anak-anak Paling Rentan, Ka...
Advertisement
Luar Biasa Seru, Persija Tundukkan Persebaya 1-0, Gol Menit 89   

Luar Biasa Seru, Persija Tundukkan Persebaya 1-0, Gol Menit 89  

07 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.