Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pansus DPRD Situbondo: Temuan Proyek Fisik Capai Rp1,6 Miliar

📅 Jumat, 26 Jun 2026, 01:05 WIB | Oleh:
Pansus DPRD Situbondo: Temuan Proyek Fisik Capai Rp1,6 Miliar Doc: ANTARA/Novi Husdinariyanto
Ket. Pansus LHP BPK DPRD Situbondo, Jawa Timur, saat rapat bersama dengan OPD terkait di Gedung DPRD setempat. Kamis (15/6) .

SITUBONDO - Panitia Khusus (Pansus) Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK) DPRD Kabupaten Situbondo mengungkapkan adanya temuan kerugian keuangan negara senilai Rp1,6 miIiar dalam pelaksanaan proyek fisik tahun anggaran 2025, Kamis (25/6).

"Sesuai Pasal 20 Undang Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, pemerintah daerah punya waktu 60 hari untuk menindaklanjuti rekomendasi BPK RI," kata Ketua Pansus LHP BPK DPRD Situbondo Siti Maria Ulfa seusai rapat dengan Inspektorat dan Sekretaris Daerah setempat di Gedung DPRD Situbondo, Kamis.

Dia menyampaikan ada beberapa catatan khusus yang menjadi temuan BPK RI yang salah satunya adalah kegiatan atau pengerjaan fisik tahun anggaran 2025 bermasalah dan nilainya mencapai sekitar Rp1,6 miliar. Sampai saat ini belum ada progres pengembalian.

Dalam rapat bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, lanjut Maria, Pansus meminta ada komitmen bersama agar semua temuan penggunaan anggaran 2025 khususnya proyek fisik segera ditangani dan ada pengembalian.

"Sebelum batas 60 hari akan ada peninjauan dari BPK, mungkin awal Juli 2026 akan ditinjau sejauh mana progres atas temuan hasil pemeriksaan keuangan tersebut. Meskipun tidak seratus persen, paling tidak ada progres yang bisa ditunjukkan," ucap dia.

Informasi yang diperoleh ANTARA, dari Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemkab Situbondo Tahun Anggaran 2025, nilai temuannya bervariasi, mulai Rp1 miliar, Rp4 miliar dan Rp2 miliar, yang mayoritas proyek fisik pada pekerjaan jalan, seperti lapisan alas beton.

Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Pemkab Situbondo belum memberikan konfirmasi mengenai temuan dalam LHP BPK RI tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
AS Siapkan Berbagai Opsi Ji...
Luar Negeri
Kelangkaan Plastik Dorong H...

RI Diminta Percepat Relokasi Industri

36 menit yang lalu | Lukman

Nasional
RI Diminta Percepat Relokas...

Jepang Percepat Ibu Kota Kedua

36 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Jepang Percepat Ibu Kota Kedua
Luar Negeri
Macron Menjamu Meloni setel...
Daerah
Ayo Kenali Langkah Preventi...
Ekonomi
Harga Gas Naik, Daya Saing ...
Ekonomi
Paradoks Beras: Produksi Ti...
Nasional
Ketahanan Mental Kunci Gene...
Pengenalan Teknologi eVTOL Dinilai Kemenekraf Dapat Dongkrak Pertumbuhan Ekraf di Indonesia

Pengenalan Teknologi eVTOL Dinilai Kemenekraf Dapat Dongkrak Pertumbuhan Ekraf di Indonesia

25 Jun 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.