Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PT KAI Kebut Proyek Stasiun Bogor

📅 Senin, 01 Jun 2026, 22:00 WIB | Oleh:
PT KAI Kebut Proyek Stasiun Bogor Doc: KAI
Ket. Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin (ketiga kiri) saat memantau pengembangan peron jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor

BOGOR - Pengembangan peron jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor berjalan melampaui target proyek. Percepatan infrastruktur tersebut dilakukan demi mendukung pengoperasian armada komuter dengan kapasitas sebanyak 12 rangkaian kereta.

Langkah peningkatan prasarana kereta diambil guna merespons pertumbuhan penumpang yang menembus 155.009.997 orang pada 2025. Proyek fisik yang dimulai pertengahan April lalu itu ditargetkan selesai sepenuhnya pada bulan Juli 2026.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, meninjau langsung perkembangan pembangunan peron stasiun tersebut. Kegiatan peninjauan lapangan tersebut dilaksanakan bersama jajaran direksi pada hari Senin (1/6).

"Alhamdulillah, pekerjaan pengembangan peron jalur 6, 7, dan 8 di Stasiun Bogor berjalan lebih cepat dari target yang telah ditetapkan. Percepatan ini menjadi kabar baik karena kapasitas layanan dapat segera ditingkatkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus tumbuh di Bogor Line," ujar Bobby.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, memaparkan pertumbuhan jumlah pelanggan kereta komuter secara berkala. Pihak manajemen berkomitmen terus mengoptimalkan seluruh layanan transportasi massal demi mendukung mobilitas harian masyarakat.

"Bogor Line merupakan koridor dengan volume pelanggan terbesar di jaringan Commuter Line Jabodetabek. Karena itu, peningkatan kapasitas dan kualitas layanan akan terus kami lakukan secara bertahap. Pengembangan Stasiun Bogor, penguatan konektivitas melalui Bogor Paledang, serta integrasi antarmoda menjadi bagian dari upaya KAI menghadirkan perjalanan yang semakin mudah, nyaman, dan terhubung bagi masyarakat," ujar Anne.

Jumlah pengguna jasa tercatat sebesar 102.054.022 orang saat pergerakan penumpang mulai pulih tahun 2022. Angka kunjungan tersebut dilaporkan terus meningkat secara berkala hingga menyentuh 133.040.885 orang pada tahun 2023.

Kenaikan jumlah penumpang kembali berlanjut hingga mencatatkan angka sebesar 145.920.264 orang sepanjang tahun 2024. Selanjutnya akumulasi total perjalanan pada koridor tersebut telah menembus 51.868.066 orang hingga April 2026.

Sebaiknya Anda baca juga:

Mayoritas pelanggan kereta komuter merupakan pekerja produktif dengan persentase mencapai 91 persen dari total pengguna. Sebanyak 52 persen perjalanan rutin harian dilakukan masyarakat untuk tujuan bekerja maupun pergi sekolah.

Aktivitas masuk penumpang di Stasiun Bogor tercatat mencapai 18.199.619 orang sepanjang periode tahun 2025. Sementara itu jumlah penumpang keluar dari area stasiun mencapai 18.171.350 orang dalam periode tersebut.

Catatan pergerakan itu mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2024 dengan rincian masuk sebanyak 17.124.802 orang. Jumlah penumpang keluar dari stasiun tersebut tercatat sebesar 17.276.284 orang sepanjang tahun 2024 lalu.

Stasiun Bogor Paledang kini terhubung dengan Stasiun Bogor melalui jembatan layang (skybridge) guna meningkatkan konektivitas. Fasilitas tersebut sangat membantu perpindahan penumpang menuju Sukabumi dengan menggunakan layanan operasional Kereta Api (KA) Pangrango.

Volume penumpang layanan kereta tersebut tercatat sebanyak 786.001 orang sepanjang masa operasional tahun 2023. Kunjungan penumpang mengalami peningkatan menjadi 874.789 orang pada tahun 2024 sebelum melonjak ke angka 1.109.398 orang tahun 2025. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Nasional
Rumah Adat di Kawasan Wisat...
Olahraga
Sinner Mundur dari AS Terbu...
Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

Kemenekraf dan BI Perkuat Kolaborasi Pacu Pelaku Ekraf Naik Kelas

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.