Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Singapura Apresiasi Upaya Indonesia Evakuasi Korban Erupsi Gunung Dukono

26 Senin, 11 Mei 2026, 08:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Singapura Apresiasi Upaya Indonesia Evakuasi Korban Erupsi Gunung Dukono Singapura Apresiasi Upaya Indonesia Evakuasi Korban Erupsi Gunung Dukono Doc: ANTARA
Ket. Tim SAR gabungan membawa kantong berisi jenazah pendaki korban erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, Sabtu (9/5).

JAKARTA - Pemerintah Singapura menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pihak berwenang Indonesia atas upayanya mencari korban erupsi Gunung Dukono dalam kondisi yang sulit dan berbahaya.

“Kementerian Luar Negeri ingin menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada pihak berwenang Indonesia, khususnya tim pencarian dan penyelamatan yang terdiri dari lebih dari 150 personel, atas upaya mereka dalam kondisi yang sangat sulit dan berbahaya,” mengutip pernyataan tertulis Kementerian Luar Negeri Singapura yang diakses di Jakarta, Minggu (10/5).

Kementerian menyebutkan pihak berwenang Indonesia telah memberi tahu Kedubes Singapura di Jakarta bahwa mereka telah menemukan dua jenazah yang diyakini warga Singapura yang hilang di Gunung Dukono.

Kementerian menyatakan bahwa Kedubes Singapura bekerja sama erat dengan pihak berwenang Indonesia di Tobelo, Maluku Utara, untuk identifikasi resmi kedua jenazah tersebut.

Kementerian juga mengatakan bahwa mereka terus menjalin kontak erat dengan keluarga untuk memfasilitasi identifikasi dan akan terus memberikan bantuan konsuler.

Sebelumnya pada hari yang sama, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa semua korban erupsi Gunung Dukono telah ditemukan.

Korban erupsi terdiri dari tiga jenazah, satu warga negara Indonesia dan dua warga negara asing. BNPB juga menyatakan bahwa 15 orang lainnya, yang terdiri dari tujuh warga negara Singapura dan delapan warga negara Indonesia, ditemukan dalam keadaan selamat.

Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara melalui Dinas Pariwisata sebelumnya telah menetapkan penutupan total aktivitas pendakian Gunung Dukonko sejak 17 April 2026.

Penutupan itu kemudian dipertegas lagi melalui surat keputusan Bupati Halmahera Utara tentang penutupan permanen pendakian gunung api Dukono pada 8 Mei 2026.

Pemerintah daerah juga melarang masyarakat maupun wisatawan memasuki kawasan rawan bencana dalam radius empat kilometer dari puncak kawah sesuai dengan rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Buang Sampah Sembarangan di...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jenis Pelanggaran Lalu Lintas yang akan Ditindak Selama Operasi Patuh Jaya 2026

Jenis Pelanggaran Lalu Lintas yang akan Ditindak Selama Operasi Patuh Jaya 2026

26 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.