Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Strategi RSUD Wonosari untuk Meningkatkan Layanan

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 23:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Strategi RSUD Wonosari untuk Meningkatkan Layanan Doc: Antara
Ket. Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih saat memberikan instruksi dalam agenda koordinasi dan pembinaan peningkatan kinerja di RSUD Wonosari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (10/8/2026).

Yogyakarta - RSUD Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menyiapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan pada semester II 2026.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih di Gunungkidul, Selasa, mengatakan RSUD Wonosari telah naik kelas dari rumah sakit tipe C menjadi tipe B, sehingga peningkatan pelayanan teknis maupun etika petugas juga harus mengikuti.

"Jadi, yang naik bukan hanya fasilitas, tetapi juga pelayanan sumber daya manusianya," katanya.

Menurut dia, kecerdasan spiritual dan kedisiplinan seluruh pegawai, mulai dari kepatuhan mengenakan seragam hingga ketulusan dalam melayani pasien, penting diperhatikan.

Terlebih masih ditemukan beberapa keluhan masyarakat mengenai komunikasi petugas yang perlu menjadi perhatian serius manajemen rumah sakit.

"Dukungan dari semua unsur komite, manajemen, dan tenaga kesehatan penting untuk diperkuat guna menciptakan lingkungan rumah sakit yang sehat," ujarnya.

Ia mengatakan RSUD Wonosari telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk dilakukan pada semester II 2026, seperti pengembangan layanan dengan menyiapkan Klinik Umum IGD untuk menangani kasus non-kegawatdaruratan, layanan continuous ambulatory peritoneal dialysis (CAPD) atau cuci darah mandiri, serta layanan K-grab.

Direktur RSUD Wonosari dr Diah Prasetyorini melaporkan jumlah kunjungan pasien mengalami fluktuasi selama periode Januari hingga Juni 2026, dengan kunjungan tertinggi pada April dan mengalami penurunan pada Mei dan Juni.

"Penurunan kunjungan terjadi di sejumlah layanan, yakni rawat jalan sebesar 18,4 persen, rawat inap 23,4 persen, dan instalasi gawat darurat (IGD) 17,6 persen," katanya.

Dari sisi keuangan, RSUD Wonosari mencatat pendapatan Rp77,36 miliar hingga triwulan II 2026 atau sekitar 66,38 persen dari target tahunan. Realisasi belanja telah mencapai 52,86 persen.

"Beberapa layanan yang tinggi pasien antara lain penyakit dalam, saraf, jantung, dan hemodialisis," ujarnya.

Ia menyebut sejumlah upaya strategis akan dilakukan pada semester II 2026 dan beberapa waktu ke depan, seperti rekrutmen dokter spesialis, di antaranya dokter spesialis jantung dan urologi.

Selain itu, rumah sakit menyiapkan kerja sama dengan residen dari institusi pendidikan untuk memperkuat layanan medis.

"Manajemen menyiapkan pengadaan sejumlah alat kesehatan, seperti ventilator dan bed unit bedah mulut, serta memperbaiki sistem kelistrikan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
Pasien BPJS Wajib Tahu! Ini...
Nasional
Kabar Baik Guru Honorer! Me...
Daerah
Kenapa Warga Bengkulu Diaja...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.