Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Swasembada Pangan, Batang Perluas Budi Daya Tanam Padi Biosalin Lahan Terdampak Rob

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 03:55 WIB | Oleh:
Dukung Swasembada Pangan, Batang Perluas Budi Daya Tanam Padi Biosalin Lahan Terdampak Rob Doc: Antara foto/HO-Humas Kabupaten Batang
Ket. Petugas Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang bersama petani dalam persiapan panen padi biosalin di Batang, Senin (10/8).

BATANG - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memperluas uji coba budi daya tanam padi biosalin di lahan terdampak sebagai upaya menjaga ketahanan pangan daerah serta mendukung pencapaian target swasembada pangan berkelanjutan.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang Rini Diana Anggiani di Batang, Senin, mengatakan bahwa budi daya varietas khusus ini menjadi solusi nyata untuk memulihkan produktivitas lahan-lahan marjinal yang terdampak rob.

"Untuk panen rencana lahan biosalin, kami ada salah satu lokasi di wilayah Desa Depok dengan luas lahan dua hektare. Ini adalah program pendampingan dari pemerintah daerah dalam upaya pemanfaatan lahan rob untuk penanaman padi salin," katanya.

Menurut dia, menanam padi di lahan minim air tawar memang menuntut perlakuan khusus dan skema budi daya yang presisi.

Selain perlu peranan oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL), kata dia, nutrisi tambahan seperti pupuk Tasnim dan pengaturan irigasi menjadi kunci utama penopang tumbuh kembang tanaman padi biosalin.

"Meski proses perhitungannya masih dalam tahap ubinan, produktivitasnya diproyeksikan mampu menyentuh angka 5 ton hingga 6 ton padi per hektare dengan potensi maksimal mencapai 7 ton hingga 8 ton padi per hektare.

Selain di Desa Depok, ekspansi padi tahan asin hasil kolaborasi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Perusahaan Gas Negara (PGN) ini juga tengah digarap di kawasan lahan rob Kasepuhan.

Petani Rianto mengaku betapa sulitnya bertani sebelum mengenal bibit unggul tahan salinitas ini.

"Dulu karena air asin, pakai bibit biasa sering tidak jadi (tumbuh) karena terlalu asin. Kalau pakai bibit ini agak lumayan, bisa tahan dan panen bagus," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...
  • Sapi Aceh Dibawa ke Pulau Terluar, Aceh Besar Bidik Ketahanan Pangan
    Kenapa harus ke pulau aceh pengembangan plasma nutfah ...
  • Aturan Insentif Motor Listrik Masih Digodok, Pemerintah Siapkan Rancangan Perpres
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai urgensi payung hukum ...
Nasional
PT KAI Tambah Tiga Perjalan...
Megapolitan
Pemkot Depok Terapkan Pembe...
Nasional
TASPEN Ungkap Masa Pensiun ...
Advertisement
Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.