Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

OJK Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Daya Saing Perbankan Syariah

📅 Kamis, 07 Mei 2026, 15:30 WIB | Oleh:
OJK Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Daya Saing Perbankan Syariah Doc: ojk.go.id

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 4 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Produk Investasi Perbankan Syariah. Aturan ini diterbitkan untuk memperkuat fondasi dan daya saing industri perbankan syariah nasional.

OJK menjelaskan regulasi tersebut menjadi tonggak penting dalam pemisahan produk simpanan dan produk investasi di perbankan syariah. Produk dana pihak ketiga seperti tabungan, deposito, dan giro dipisahkan dari produk investasi berbasis prinsip syariah.

Dalam aturan itu, produk investasi perbankan syariah didefinisikan sebagai dana investasi nasabah yang dikelola bank syariah. Risiko investasi tersebut ditanggung oleh nasabah investor sesuai akad syariah yang digunakan.

OJK menyebut produk investasi ini menerapkan prinsip bagi hasil dan pembagian risiko. Skema tersebut menggunakan akad mudarabah atau akad lain yang sesuai prinsip syariah.

Model bisnis serupa telah diterapkan di sejumlah negara dengan sistem keuangan syariah maju. Di antaranya Malaysia, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.

Di negara-negara tersebut, bank syariah mengelola produk investasi berbasis profit-sharing investment accounts. Produk itu menjadi alternatif bagi nasabah yang menginginkan potensi imbal hasil lebih tinggi.

Melalui aturan baru ini, OJK berharap perbankan syariah dapat memberi kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional. Kebijakan tersebut juga diharapkan meningkatkan nilai tambah serta daya saing industri perbankan syariah.

POJK ini mengatur sejumlah aspek penting dalam penyelenggaraan produk investasi perbankan syariah. Aturan tersebut mencakup tata kelola, manajemen risiko, prinsip kehati-hatian, hingga perlindungan konsumen.

Selain itu, OJK juga mengatur pemisahan pengelolaan dan pencatatan produk investasi. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana investor.

POJK tersebut mulai berlaku sejak 29 April 2026. Bank syariah yang telah memiliki produk investasi diwajibkan menyesuaikan ketentuan paling lambat dua tahun sejak aturan berlaku.

OJK menegaskan penerbitan aturan ini menjadi bagian dari komitmen memperkuat ekosistem keuangan syariah nasional. Regulasi tersebut juga diharapkan menghadirkan alternatif investasi yang inklusif dan berkelanjutan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.