Trump: AS akan Kurangi Jumlah Pasukan di Jerman 'Jauh Lebih Banyak' dari 5.000
📅 Minggu, 03 Mei 2026, 14:42 WIB | Oleh: Lili LestariFLORIDA — Presiden Donald Trump mengatakan AS secara signifikan akan mengurangi kehadiran pasukannya di Jerman, meningkatkan perselisihan dengan Kanselir Friedrich Merz.
Sebelumnya pada hari Jumat (1/5), Pentagon mengumumkan akan menarik sekitar 5.000 tentara dari Jerman, tetapi ketika ditanya pada hari Sabtu tentang alasan langkah tersebut, Trump tidak memberikan penjelasan dan mengatakan pengurangan yang lebih besar akan segera dilakukan.
“Kita akan mengurangi jumlahnya secara drastis. Dan kita akan mengurangi jauh lebih banyak dari 5.000,” kata Trump kepada wartawan di Florida, Sabtu (2/5), seperti dikutip Asssociated Press.
Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius tampak menerima dengan tenang berita bahwa 5.000 tentara AS akan meninggalkan negaranya.
Pistorius mengatakan penarikan pasukan sudah diperkirakan, dan ia mengatakan negara-negara Eropa perlu mengambil lebih banyak tanggung jawab untuk pertahanan mereka sendiri. Namun ia juga menekankan bahwa kerja sama keamanan menguntungkan kedua belah pihak dalam kemitraan trans-Atlantik.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kehadiran tentara Amerika di Eropa, dan khususnya di Jerman, adalah demi kepentingan kita dan kepentingan AS,” kata Pistorius kepada kantor berita Jerman dpa.
Rencana penarikan pasukan tersebut menghadapi perlawanan dari kedua partai di Washington. Kritik tajam dari Partai Demokrat dan kekhawatiran dari Partai Republik bahwa hal itu akan mengirimkan "sinyal yang salah" kepada Presiden Russia Vladimir Putin, yang invasinya ke Ukraina memasuki tahun kelima.
Keputusan Trump ini muncul saat ia geram terhadap sekutu-sekutu Eropa karena keengganan mereka untuk bergabung dalam kampanyenya melawan Iran. Ia mengecam para pemimpin seperti Kanselir Jerman Friedrich Merz, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez , dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pekan lalu, Merz mengkritik perang di Iran, mengatakan AS sedang "dipermalukan" oleh kepemimpinan Iran dan mengecam kurangnya strategi Washington. Sebagai tanda gesekan lainnya, Trump menuduh Uni Eropa tidak mematuhi kesepakatan perdagangan AS dan mengumumkan rencana untuk menaikkan tarif minggu depan pada mobil dan truk yang diproduksi di blok tersebut menjadi 25%, sebuah langkah yang akan sangat merugikan Jerman, produsen mobil utama.
Setidaknya satu anggota parlemen Uni Eropa menyebut kenaikan tarif itu "tidak dapat diterima" dan menuduh Trump melanggar komitmen AS lainnya terkait perdagangan.
Penarikan 5.000 tentara AS dari Jerman akan setara dengan sekitar seper tujuh dari 36.000 anggota militer Amerika yang ditempatkan di negara tersebut. Pentagon hanya memberikan sedikit detail tentang pasukan atau operasi mana yang akan terpengaruh. Ketika dihubungi setelah pengumuman Trump tentang pengurangan lebih lanjut pada hari Sabtu, Pentagon tidak memberikan detail tambahan dan merujuk kembali pada pernyataan sebelumnya.
Penarikan 5.000 pasukan dijadwalkan akan berlangsung selama enam hingga 12 bulan ke depan, menurut Pentagon. Trump sebelumnya mengatakan akan menarik 9.500 pasukan dari Jerman selama masa jabatan pertamanya, tetapi dia tidak memulai proses tersebut dan Presiden AS dari Demokrat Joe Biden secara resmi menghentikan rencana penarikan tersebut segera setelah menjabat pada tahun 2021.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!