Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Persib Terancam Sanksi Berat AFC, Bojan Hodak Kecewa Oknum Bobotoh Masuk Lapangan Usai Laga Persib vs Ratchaburi FC

📅 Kamis, 19 Feb 2026, 18:20 WIB | Oleh:
Persib Terancam Sanksi Berat AFC, Bojan Hodak Kecewa Oknum Bobotoh Masuk Lapangan Usai Laga Persib vs Ratchaburi FC Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Arsip- Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak saat memberikan keterangan di Kota Bandung, Jawa Barat.

BANDUNG - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya atas aksi tidak terpuji segelintir suporter yang turun ke lapangan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2) malam. Insiden yang terjadi sesaat setelah peluit panjang laga leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two melawan Ratchaburi FC itu dinilai merusak atmosfer positif yang telah dibangun puluhan ribu pendukung lainnya.

Meski mengapresiasi loyalitas mayoritas Bobotoh, pelatih asal Kroasia tersebut menegaskan bahwa ulah emosional segelintir pihak ini berpotensi mendatangkan sanksi berat dari AFC, sekaligus mencoreng citra Maung Bandung di level internasional.

“Mungkin di sini ada sekitar 30 ribu suporter dan 29.900 dari mereka fantastis. Tidak mudah bermain di sini, dan Ratchaburi juga merasakannya. Itu keuntungan bagi kami,” kata Hodak di Bandung, Kamis.

Kekecewaan suporter memuncak setelah Persib gagal membalikkan keadaan sehingga tersingkir dari kompetisi Asia itu. 

Puluhan Bobotoh turun ke lapangan  mengejar wasit Majed Mohammed Al Shamrani.

Dari tribun selatan terjadi pelemparan botol air mineral dan petasan ke arah lapangan, sampai pelatih dan pemain turun langsung  menenangkan massa.

Hodak menilai tindakan tersebut memalukan dan membuat Persib terancam sanksi AFC. 

Ia menegaskan, ketertiban yang telah dijaga mayoritas Bobotoh ternodai oleh ulah segelintir orang yang emosional.

“Tapi ada sekitar 100 orang yang merusak itu. Mereka datang untuk kepentingan pribadi. Kami bisa saja didenda karena ulah 100 orang itu,” kata pelatih asal Kroasia itu.

Menurut Hodak, dukungan suporter sebenarnya kekuatan besar bagi Persib, terutama saat bermain di kandang. 

Ia mencontohkan, Bangkok United dan Ratchaburi kesulitan tampil maksimal di GBLA karena tekanan penonton.

Ia berharap Bobotoh bersikap lebih dewasa dalam menyikapi hasil pertandingan dan menegaskan dukungan besar suporter merupakan keuntungan tim selama disalurkan secara positif.

Persib pernah dijatuhi denda sekitar 30 ribu dolar AS oleh AFC pada fase grup ACL Two akibat pelanggaran disiplin, termasuk gagal  mengendalikan perilaku penonton dan standar keamanan pertandingan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1.5 jam yang lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.