Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

CORE Proyeksikan Penerimaan Pajak 2026 Berpotensi Meleset hingga Rp484 Triliun

📅 Kamis, 30 Apr 2026, 02:35 WIB | Oleh: Tim Penulis

“Fokus pemerintah saat ini adalah meningkatkan kepatuhan dan menutup kebocoran pajak, bukan menaikkan tarif,” kata Purbaya di Jakarta, Rabu.

Ia mengakui tekanan global turut memengaruhi ekonomi domestik, termasuk pelemahan nilai tukar rupiah, volatilitas pasar keuangan, dan risiko inflasi. Namun, menurutnya Indonesia telah menyiapkan langkah mitigasi melalui penguatan konsumsi domestik, investasi, dan sinergi kebijakan.

“Belanja masyarakat adalah mesin terbesar pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Pemerintah juga fokus menjaga pertumbuhan sektor swasta melalui Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP) yang menampung aduan hambatan usaha atau debottlenecking. Selain itu, Kementerian Keuangan memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menjaga kepastian investasi di daerah.

“Jika ada hambatan dalam bisnis atau investasi, bisa langsung dilaporkan dan akan segera ditindaklanjuti,” kata Purbaya.

Diketahui, Hingga 31 Maret 2026, penerimaan pajak tercatat sebesar Rp394,8 triliun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.