Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dampak Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: KAI Batalkan Sejumlah Perjalanan KA

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 00:45 WIB | Oleh:
Dampak Kecelakaan Kereta Bekasi Timur: KAI Batalkan Sejumlah Perjalanan KA Doc: ANTARA/HO-Tangkap Layar Video
Ket. Kecelakaan antara Kereta CommuterLine dan Kereta Disel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur.

PURWAKARTA - Tragedi tabrakan maut antara Kereta Commuter Line dan kereta api jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur mulai berdampak pada jadwal operasional kereta di wilayah lain. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung terpaksa membatalkan sebagian perjalanan KA Parahyangan untuk rute Bandung-Gambir pulang pergi (PP) pada Senin (27/4) malam. 

Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa pembatalan ini mencakup KA 139B keberangkatan Bandung dan KA 140B keberangkatan Gambir, khusus untuk lintas Karawang-Gambir, guna memberikan ruang bagi proses evakuasi dan investigasi di lokasi kejadian.

"Dua perjalanan KA Parahyangan 139B berangkat Bandung pukul 19.25 WIB dan KA 140B berangkat Gambir 23.05 WIB kami batalkan sebagian perjalanannya untuk lintas Karawang-Gambir PP," katanya.

Pembatalan perjalanan kereta api itu merupakan dampak dari insiden yang terjadi di wilayah Bekasi Timur.

Ia menyebutkan, penanganan atas insiden itu masih terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan pengguna jasa dan petugas di lapangan.

"Kami memohon maaf dan turut berduka cita yang mendalam atas kejadian tersebut," katanya.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) dalam keterangan resminya menyatakan fokus melakukan evakuasi penumpang dan penanganan rangkaian kereta terkait insiden tabrakan antara kereta Commuter Line dan kereta api jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur.

"Saat ini seluruh upaya difokuskan pada proses evakuasi penumpang dan awak sarana, serta penanganan korban di lokasi kejadian dengan prioritas utama keselamatan," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam pernyataan di Jakarta.

PT KAI sebelumnyamenyampaikan bahwa telah terjadi insiden operasional di wilayah Stasiun Bekasi Timur, Daerah Operasi 1 Jakarta, yang berdampak pada perjalanan kereta api.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun, terdapat empat orang penumpang KRL yang dinyatakan meninggal dunia akibat insiden tersebut.

Selain itu, terdapat 38 penumpang KRL yang dilaporkan mengalami luka-luka dan harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Jerman Guyur Ukraina Bantua...
Advertisement
Babak Pertama Final FIFA Asean Cup 2026: Indonesia Ditahan Imbang Thailand 0-0

Babak Pertama Final FIFA Asean Cup 2026: Indonesia Ditahan Imbang Thailand 0-0

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 6
# 6
Desak dan 0,002 Detik yang Bersejarah
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.